Insitekaltim, Samarinda – Sebanyak 42 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Samarinda Tahun 2026, terdiri atas 21 putra dan 21 putri mendapat pembekalan mengenai disiplin, integritas dan ketaatan hukum sebagai bekal sebelum menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Pembekalan yang berlangsung selama dua hari mulai 16 Juli 2026 di Aula Dinas Perpustakaan Kota Samarinda, Jalan Kesuma Bangsa itu menghadirkan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri sebagai salah satu pemateri.
Sementara Komandan Kodim memberikan materi tentang karakter bela negara.
“Hari ini kami memberikan pembekalan kepada adik-adik yang sudah terpilih menjadi tim Paskibraka tahun 2026. Saya fokus memberikan pembekalan tentang disiplin, integritas, dan taat hukum, sedangkan Dandim menyampaikan materi tentang karakter bela negara,” ujarnya usai pembekalan, Jumat, 17 Juli 2026.
Hendri menuturkan, pembekalan tersebut diharapkan menjadi bekal awal bagi para calon Paskibraka untuk membangun karakter, sehingga tidak hanya siap menjalankan tugas sebagai pengibar bendera, tetapi juga mampu menjadi generasi muda yang berintegritas.
“Kami berharap apa yang kami sampaikan bisa menjadi modal bagi mereka. Paskibraka menjadi modal awal agar mereka memiliki karakter sehingga nantinya bisa menjadi generasi muda yang melanjutkan estafet kepemimpinan, baik di Indonesia maupun di Kaltim dan Kota Samarinda,” tuturnya.
Ia menilai para peserta telah menunjukkan semangat yang tinggi selama mengikuti pembekalan. Melalui rangkaian pelatihan yang akan dijalani, mereka diharapkan semakin siap mengemban tugas sekaligus memiliki jiwa kepemimpinan.
“Tadi kami interaksi dengan mereka. Kelihatan mereka sudah memiliki semangat yang insyaallah menjadi calon generasi penerus bangsa. Tinggal bagaimana diarahkan melalui pelatihan yang mereka peroleh selama Paskibraka sehingga kelak bisa menjadi calon pemimpin di Kota Samarinda,” tegasnya.
Dalam proses pelatihan, Polresta Samarinda menugaskan dua personel sebagai pelatih. Kodim juga mengerahkan dua personel untuk mendampingi pembinaan.
Hendri menambahkan, keterlibatan personel TNI dan Polri dalam pelatihan Paskibraka merupakan agenda rutin setiap tahun untuk membantu membentuk kedisiplinan dan karakter para peserta.

