Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»268 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB IKIP PGRI Kaltim, Materi Bela Negara Hingga Era Digital
    Pendidikan

    268 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB IKIP PGRI Kaltim, Materi Bela Negara Hingga Era Digital

    SittiBy SittiAgustus 20, 2025Updated:Februari 4, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: PKKMB IKIP PGRI Kaltim dengan tema “Mewujudkan Mahasiswa Berkarakter, Cerdas, dan Mandiri Menuju Indonesia Maju.”
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sebanyak 268 mahasiswa baru resmi mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) IKIP PGRI Kalimantan Timur, tahun akademik 2025/2026. Kegiatan berlangsung pada 20–23 Agustus 2025 di Kampus IKIP PGRI Kaltim, Samarinda.

    PKKMB tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Mahasiswa Berkarakter, Cerdas, dan Mandiri Menuju Indonesia Maju.” Acara pembukaan dipimpin Rektor IKIP PGRI Kaltim Suriansyah dihadiri dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa lama yang turut mendampingi.

    Teks: Rektor IKIP PGRI Kaltim, Prof Suriansyah

    Rektor Suriansyah menyebut PKKMB sebagai fase penting bagi mahasiswa dalam mengenal dunia perkuliahan. Pembekalan sejak dini diharapkan membantu mahasiswa memahami situasi belajar di perguruan tinggi agar tidak terhenti di tengah jalan.

    “PKKMB adalah kegiatan rutin sesuai edaran Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi. Tujuannya membekali mahasiswa baru tentang kehidupan akademik, sehingga mereka siap menyelesaikan kuliah tanpa berhenti di tengah perjalanan,” ucapnya kepada awak media, Rabu, 20 Agustus 2025..

    IKIP PGRI Kaltim menjadi salah satu perguruan tinggi swasta pertama di Samarinda yang menggelar PKKMB tahun ini setelah Universitas Mulawarman. Kegiatan menghadirkan 14 narasumber dari berbagai latar belakang, sembilan di antaranya dari luar kampus, termasuk TNI, Polri, BNN, DPR, Pramuka, pengusaha, dan akademisi.

    “Kami berharap mahasiswa bisa menyerap wawasan yang tidak didapatkan di bangku sekolah, mulai dari isu narkotika, terorisme, hingga bela negara,” ujar Suriansyah.

    Selain itu, Suriansyah menilai mahasiswa harus dipersiapkan menjadi generasi cerdas dan mandiri. Karakter disebut sebagai modal penting dalam menghadapi perkembangan zaman.

    “Pengetahuan akan memberi kekuatan, tetapi karakterlah yang akan menjadikan mahasiswa tahan banting dalam kondisi apa pun. Karena itu, pembekalan seperti ini sangat penting,” ujarnya.

    Selain pembekalan materi, PKKMB IKIP PGRI Kaltim 2025 juga menghadirkan sesi ikrar mahasiswa baru, yang dibacakan secara bersama-sama sebagai simbol kesiapan mereka menjadi bagian dari civitas akademika kampus.

    Teks: Upacara Pembukaan PKKMB IKIP PGRI Kaltim dengan tema “Mewujudkan Mahasiswa Berkarakter, Cerdas, dan Mandiri Menuju Indonesia Maju.”

    Ketua Panitia PKKMB 2025 Tejo Suparno menjelaskan bahwa materi yang diberikan mencakup lima aspek utama. Pertama, kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk pembinaan kesadaran bela negara. Kedua, sistem pendidikan tinggi di Indonesia.

    Kemudian, Ketiga, perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri. Keempat, pengembangan karakter mahasiswa. Kelima, kewirausahaan serta kegiatan lapangan.

    “PKKMB ini bukan hanya seremonial, tapi ruang belajar baru. Mahasiswa akan dibekali keterampilan non-akademik yang penting untuk menghadapi tantangan di luar kelas,” kata Tejo.

    Peserta terdiri dari 44 mahasiswa jurusan Pendidikan Ekonomi, 176 dari Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO), 34 dari Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif (PVTO), serta 14 mahasiswa lama, sehingga total berjumlah 268 orang.

    Menurut Tejo, hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman mahasiswa terhadap organisasi dan struktur perguruan tinggi, sistem pembelajaran, serta kemahasiswaan.

    Selain itu, mahasiswa diharapkan semakin sadar akan nilai kebangsaan, berjiwa intelektual, dan mampu mengembangkan diri dengan sukses selama di perguruan tinggi.

    “Dengan kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, nasionalisme, dan semangat berwirausaha,” tambahnya.

    Acara pembukaan turut diisi dengan pembacaan sambutan Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi, Brian Yulianto. Pesan yang dibawakan menekankan PKKMB sebagai momen penting untuk menanamkan nilai disiplin, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial.

    Mahasiswa diingatkan agar tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga aktif mengembangkan potensi diri di luar kelas, baik dalam organisasi maupun kegiatan sosial.

    Dengan rangkaian kegiatan selama empat hari, IKIP PGRI Kaltim berharap PKKMB menjadi pijakan awal yang kuat bagi mahasiswa baru. Harapan besar ditujukan agar mereka mampu menjadi generasi yang unggul di bidang keilmuan, berkarakter, serta berdaya saing di era globalisasi.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Wawali Samarinda Dorong Perluasan Sekolah Lansia, Tekankan Pentingnya Kepedulian Keluarga

    April 10, 2026

    Sekolah Lansia Santa Mathilda Resmi Dibuka, Bukti Belajar Tak Mengenal Usia

    April 10, 2026

    Sekolah Lansia di Samarinda Diperkuat, Dorong Lansia Sehat dan Berdaya

    April 10, 2026

    IMM Kaltim Soroti Isu Lingkungan Hingga SDM, Tegaskan Peran Strategis Mahasiswa dalam Kebijakan Daerah

    April 4, 2026

    Wali Kota Samarinda Tegaskan Tiga Pilar Harus Jadi Fondasi Gerakan Mahasiswa

    April 3, 2026

    Fasilitator Beasiswa Nilai Informasi Gratispol Sudah Terbuka, Tapi Implementasi Masih Berubah

    Maret 31, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    Ratu ArifanzaApril 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan kebijakan Work From Home (WFH) akan mulai…

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.