Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    April 15, 2026

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Perdana Digelar, BPSDM Kaltim Tingkatkan Kompetensi ASN di Bidang Penulisan dan Publikasi

    April 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Tahun 2020 mendatang, Mekanisme Pembagian Seragam Sekolah akan Berubah
    Diskominfo Bontang

    Tahun 2020 mendatang, Mekanisme Pembagian Seragam Sekolah akan Berubah

    MartinusBy MartinusNovember 14, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Romi – Editor : Redaksi

    Insitekaltim,Bontang – Mulai tahun 2020 mendatang pembagian seragam gratis untuk sekolah-sekolah akan berubah sistem.

    Bila sebelumnya pelajar di Kota Bontang menerima satu set seragam sekolah (baju dan celana), Maka mulai tahun depan, mereka tidak lagi menerima seragam jadi, namun menerima kain dan uang tunai untuk menjahit sendiri seragam sekolah mereka.

    Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang, Saparuddin, membenarkan tersebut.

    Ia katakan, meski masih dalam penggodokan, namun wacana tersebut besar kemungkinan terealisasi tahun depan (2020,red).

    “Betul, cuma sekarang masih kami bicarakan teknisnya dulu,” ujar Saparuddin saat ditemui beberapa waktu lalu.

    Teknisnya, ujar Sapar, Disdikbud Bontang akan memberikan kain pada tiap pelajar, dengan ukuran sekira tiga meter. Itu untuk satu set seragam sekolah.

    Lebih lanjut Saparuddin menjelaskan, terdapat pertimbangan yang membuat Pemkot mewacanakan Pertama, dengan memberikan uang dan kain bagi pelajar untuk menjahit seragam sekolah, maka penjahit Bontang juga akan menerima manfaatnya.

    “Sebab selama pengadaan seragam sekolah, penjahit lokal tak menerima manfaat. Lantaran pemenang lelang berasal dari luar kota” ucapnya.

    Selain itu, ini juga diambil guna mengurangi komplain orang tua pelajar. Sebab tak jarang mereka mengeluhkan seragam sekolah yang kekecilan atau kebesaran.

    Usai menerima kain, pelajar juga akan menerima uang sebesar Rp 150 ribu yang bakal digunakan menjahit seragam. Tempat menjahit sepenuhnya diserahkan ke pihak sekolah, Disdikbud tidak menentukan. Yang jelas, harus penjahit lokal Bontang.

    “Mekanismenya masih kita godok di Disdikbud. Apakah nanti pakai Kartu Smart, atau langsung masuk dana sekolah,” bebernya.

    Sementara untuk estimasi dana dikeluarkan Pemkot Bontang untuk pengadaan kain dan uang Rp 150 ribu untuk 38.500 pelajar, Saparuddin memprediksi nilainya bakal lebih besar bila hanya memberi seragam jadi.

    “Kalau hitungan dananya jelas lebih besar yang akan datang,” terang Saparuddin.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Prabowo Terima Kritik, Dorong Peran Devil’s Advocate untuk Uji Kebijakan

    Maret 20, 2026

    Prabowo Soroti Budaya Laporan Asal Bapak Senang, Tekankan Pentingnya Kejujuran Data

    Maret 20, 2026

    Hilal Tak Terpantau di 170 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H di Hari Sabtu

    Maret 19, 2026

    Menaker Yassierli Tinjau Posko THR Idulfitri 2026

    Maret 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    Andika SaputraApril 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Timur (Kaltim) Mohammad Sukri mengapresiasi…

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Perdana Digelar, BPSDM Kaltim Tingkatkan Kompetensi ASN di Bidang Penulisan dan Publikasi

    April 15, 2026

    Andi Harun Tegaskan Samarinda Mampu Bayar Tapi Secara Hukum Tidak Benar

    April 14, 2026

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    April 14, 2026
    1 2 3 … 3,057 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.