Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Temindung Creative Hub Terus Dikembangkan, Masih Butuh Penguatan Sarana dan Prasarana

    Juli 15, 2026

    Koperasi Merah Putih, Antara Ambisi Negara dan Ujian Kemandirian Desa

    Juli 15, 2026

    Bawaslu Bontang Gandeng Media Perangi Hoaks dan Politik Uang Jelang Pemilu 2029

    Juli 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Tahun 2020 mendatang, Mekanisme Pembagian Seragam Sekolah akan Berubah
    Diskominfo Bontang

    Tahun 2020 mendatang, Mekanisme Pembagian Seragam Sekolah akan Berubah

    MartinusBy MartinusNovember 14, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Romi – Editor : Redaksi

    Insitekaltim,Bontang – Mulai tahun 2020 mendatang pembagian seragam gratis untuk sekolah-sekolah akan berubah sistem.

    Bila sebelumnya pelajar di Kota Bontang menerima satu set seragam sekolah (baju dan celana), Maka mulai tahun depan, mereka tidak lagi menerima seragam jadi, namun menerima kain dan uang tunai untuk menjahit sendiri seragam sekolah mereka.

    Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang, Saparuddin, membenarkan tersebut.

    Ia katakan, meski masih dalam penggodokan, namun wacana tersebut besar kemungkinan terealisasi tahun depan (2020,red).

    “Betul, cuma sekarang masih kami bicarakan teknisnya dulu,” ujar Saparuddin saat ditemui beberapa waktu lalu.

    Teknisnya, ujar Sapar, Disdikbud Bontang akan memberikan kain pada tiap pelajar, dengan ukuran sekira tiga meter. Itu untuk satu set seragam sekolah.

    Lebih lanjut Saparuddin menjelaskan, terdapat pertimbangan yang membuat Pemkot mewacanakan Pertama, dengan memberikan uang dan kain bagi pelajar untuk menjahit seragam sekolah, maka penjahit Bontang juga akan menerima manfaatnya.

    “Sebab selama pengadaan seragam sekolah, penjahit lokal tak menerima manfaat. Lantaran pemenang lelang berasal dari luar kota” ucapnya.

    Selain itu, ini juga diambil guna mengurangi komplain orang tua pelajar. Sebab tak jarang mereka mengeluhkan seragam sekolah yang kekecilan atau kebesaran.

    Usai menerima kain, pelajar juga akan menerima uang sebesar Rp 150 ribu yang bakal digunakan menjahit seragam. Tempat menjahit sepenuhnya diserahkan ke pihak sekolah, Disdikbud tidak menentukan. Yang jelas, harus penjahit lokal Bontang.

    “Mekanismenya masih kita godok di Disdikbud. Apakah nanti pakai Kartu Smart, atau langsung masuk dana sekolah,” bebernya.

    Sementara untuk estimasi dana dikeluarkan Pemkot Bontang untuk pengadaan kain dan uang Rp 150 ribu untuk 38.500 pelajar, Saparuddin memprediksi nilainya bakal lebih besar bila hanya memberi seragam jadi.

    “Kalau hitungan dananya jelas lebih besar yang akan datang,” terang Saparuddin.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Temindung Creative Hub Terus Dikembangkan, Masih Butuh Penguatan Sarana dan Prasarana

    Nur AjijahJuli 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim Awang Khaliq mengatakan, sebagai…

    Koperasi Merah Putih, Antara Ambisi Negara dan Ujian Kemandirian Desa

    Juli 15, 2026

    Bawaslu Bontang Gandeng Media Perangi Hoaks dan Politik Uang Jelang Pemilu 2029

    Juli 15, 2026

    Rp20 Miliar APBD Perubahan untuk Porprov Kaltim Dipastikan Tak Sentuh Pembangunan Venue

    Juli 15, 2026

    Dinkes Kota Samarinda Genjot Skrining HIV, Baru Capai 45 Persen, Dari Target 43.189 Sasaran

    Juli 15, 2026
    1 2 3 … 3,216 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.