Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»2020, DAK Sanitasi Harus Lebih  Besar dari DAK Jalan
    Daerah

    2020, DAK Sanitasi Harus Lebih  Besar dari DAK Jalan

    AdminBy AdminMaret 13, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Balikpapan – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia Dr Bambang PS Brodjonegoro meminta agar pada tahun 2020, daerah memberikan perhatian lebih besar kepada proyeksi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk sanitasi, dibandingkan DAK untuk pembangunan jalan.
    “Kami harapkan tahun 2020  DAK sanitasinya  lebih besar disbanding DAK jalan. Jangan semua DAK diperuntukan buat jalan. Sekali-kali DAK untuk sanitasi lebih besar,” tegas Bambang Brodjonegoro saat menjadi keynote speech tentang sinkronisasi perencanaan pusat dan daerah dalam mendukung pencapaian sasaran pembangunan nasional dalam RKP tahun 2020 di Gran Senyiur Hotel Balikpapan, Senin (11/3/2019).
    Dijelaskan Bambang, sanitasi sangat penting bagi   Indonesia karena sanitasi masuk dalam progran prioritas pertama, dimana tahun 2018 yang lalu  masih ada sekitar 25 juta orang Indonesia yang buang air besar (BAB) sembarangan.  Bahkan Indonesia menjadi negara nomor 3 dunia yang penduduknya BAB sembarangan, setelah India dan Nigeria.
    Penyebabnya, lanjut Bambang,  karena infrastruktur sanitasi yang sangat kurang.  “Maka dari itu DAK Sanitasi harus dibanyakin,  dibanding DAK jalan,” pesan Bambang.
    Dia lalu memberi analogi. Orang masih bisa hidup tanpa jalan mulus, yang penting masih bisa lewat. Tapi bisakah orang hidup tanpa  sanitasi yang baik. “Kalaupun bisa hidup, tentu sungai akan tercemar karena dijadikan tempat buang air besar. Akibat lainnya tentu merusak lingkungan,” sebut Bambang.
    Maka dari itu, hal ini perlu menjadi perhatian semua pihak, khususnya yang berkaitan langsung dengan layanan dasar masyarakat, menyangkut sanitasi dan air bersih.
    Sebelumnya Bambang juga memaparkan  kondisi makro ekonomi Indonesia, rencana kerja pemerintah dan fokus pada pembangunan daerah.
    Tampak hadir Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor, Ketua DPRD Kaltim H Syahrun, Plt Sekprov Kaltim Hj Meiliana dan Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo serta sejumlah pejabat pusat lainnya.
    Hadir pula para bupati dan walikota se-Kaltim, Forkopimda Kaltim, Kepala Bappeda dari 17 provinsi wilayah Indonesia timur serta undagan lainnya. (humasprovkaltim)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    FKUB Kaltim Dorong Pengurus Baru Samarinda Jadi Percontohan Kerukunan

    Agustus 11, 2026

    Jejak Laut Purba di Tangga Bidadari Jadi Modal Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

    Juli 7, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    IraSeptember 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda menyoroti potensi defisit sekitar Rp600 miliar dalam…

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026

    Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet, Ini yang Terjadi pada Tubuh

    September 20, 2026

    Air Tanah Jadi Cadangan Saat Kemarau, Ini Temuan Unmul soal Sumur Bor di Kaltim

    September 20, 2026
    1 2 3 … 3,353 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.