Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Patok Baru Ditemukan Usai Karhutla, BPBD Samarinda Soroti Dugaan Pembukaan Lahan

    Oktober 24, 2026

    Penataan Polder Air Hitam Belum Jelas, Kecamatan Usulkan Pengelolaan Sementara

    Oktober 24, 2026

    Perkuat Peran Kader, Puskesmas Mangkupalas Dorong Posyandu Lebih Nyaman dan Berkualitas

    Oktober 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Wawali: Kuliah Bukan Sekadar Mengejar Gelar, Mahasiswa Harus Jadi Penggerak Masyarakat
    Pendidikan

    Wawali: Kuliah Bukan Sekadar Mengejar Gelar, Mahasiswa Harus Jadi Penggerak Masyarakat

    R’syaBy R’syaAgustus 18, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UINSI Samarinda di Auditorium 22 Dzulhijah, Kampus II UINSI Samarinda (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda Saefuddin Zuhri mengingatkan mahasiswa agar tidak menjadikan perguruan tinggi semata-mata sebagai tempat untuk mengejar gelar akademik. Menurutnya, masa kuliah harus menjadi proses membentuk pola pikir, karakter dan kepedulian terhadap persoalan di masyarakat.

    “Beranjak dari siswa menjadi mahasiswa bukan hanya sebagai peserta didik. Kalian sudah mulai menjadi pemikir, pencari kebenaran, menciptakan gagasan, menggerakkan masyarakat dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin di masa depan,” ujarnya saat memberikan orasi ilmiah sekaligus membuka Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UINSI Samarinda di Auditorium 22 Dzulhijah, Kampus II UINSI Samarinda, Selasa, 18 Agustus 2026.

    Dalam orasinya yang mengangkat tema “Kuliah Bukan Hanya tentang Mendapatkan Gelar, tetapi tentang Mempersiapkan Diri Menjadi Manusia yang Bermanfaat”, Saefuddin mengatakan mahasiswa memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan ketika masih menjadi siswa.

    Ia menilai perubahan status dari siswa menjadi mahasiswa juga harus diikuti perubahan cara berpikir. Mahasiswa dituntut tidak hanya memahami materi akademik, tetapi mampu melihat persoalan di lingkungan sekitar dan mencari gagasan untuk memberikan solusi.

    Hal itu, lanjut Saefuddin, berkaitan dengan tema PBAK FUAD 2026 yakni Reorientasi Ideologi Mahasiswa FUAD dengan Meningkatkan Integritas untuk Kreativitas Tanpa Batas”. Ia menekankan bahwa reorientasi bukan berarti meninggalkan nilai yang telah dimiliki, melainkan memperbarui cara berpikir agar tetap relevan menghadapi perubahan zaman.

    “Dunia berubah, maka cara berpikir juga harus berkembang. Mahasiswa harus mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan perubahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

    Ia menuturkan, perkembangan teknologi dan era digital menuntut mahasiswa memiliki kemampuan beradaptasi. Namun, kemampuan tersebut tetap harus dibarengi integritas dan prinsip agar kreativitas yang dikembangkan tidak kehilangan arah.

    Ia juga mendorong mahasiswa agar ilmu yang diperoleh selama berada di bangku kuliah tidak berhenti di ruang kelas. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

    “Jadilah mahasiswa yang ilmunya tinggi, akhlaknya mulia, pikirannya terbuka, kreativitasnya tanpa batas, dan hatinya selalu berpihak pada kemajuan masyarakat,” pesannya.

    Dekan FUAD UINSI Samarinda M. Abzar D. menyebut jumlah mahasiswa di fakultas tersebut pada 2026 mencapai 280 orang. Ia berharap kehadiran Wakil Wali Kota Samarinda dalam kegiatan tersebut dapat memberikan semangat bagi mahasiswa dalam menjalani proses akademik dan kemahasiswaan.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Dewan Pendidikan Kaltim Minta Dana BOSKIN Lebih Berdampak pada Mutu Lulusan

    Oktober 22, 2026

    90,20 Persen Seragam Gratis Kaltim Tersalurkan, Puluhan Ribu Paket Masih dalam Distribusi

    Oktober 22, 2026

    IKIP PGRI Kaltim Siapkan S2 Pendidikan Olahraga, Bidik Mahasiswa dari Berbagai Daerah

    Oktober 21, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Lulusan Sarjana Lanjut S2, Manfaatkan Program Gratispol

    Oktober 21, 2026

    Disdikbud Kaltim Siapkan PJJ Lagi Jika Asap Karhutla Memburuk, Kutim dan Berau Masih Belajar dari Rumah

    Oktober 21, 2026

    PP PAUD Kaltim Dorong Deteksi Dini Perkembangan Anak Lewat Pelatihan Asesmen

    Oktober 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Patok Baru Ditemukan Usai Karhutla, BPBD Samarinda Soroti Dugaan Pembukaan Lahan

    SintaOktober 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kemunculan patok-patok baru di sejumlah lahan yang terbakar memunculkan pertanyaan mengenai aktivitas…

    Penataan Polder Air Hitam Belum Jelas, Kecamatan Usulkan Pengelolaan Sementara

    Oktober 24, 2026

    Perkuat Peran Kader, Puskesmas Mangkupalas Dorong Posyandu Lebih Nyaman dan Berkualitas

    Oktober 24, 2026

    Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran, Kelurahan Selili Fasilitasi Reviu APIP

    Oktober 24, 2026

    Transfer Pusat Turun 43,38 Persen, Pemkot Samarinda Dituntut Jaga Perputaran Ekonomi Daerah

    Oktober 24, 2026
    1 2 3 … 3,405 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.