Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Andi Harun Ajak Mahasiswa Kritis Mengkaji Pemilu

    Oktober 18, 2026

    Dinkes Bantah Kematian Balita di Samarinda akibat Karhutla, Dokter Belum Bisa Memastikan

    Oktober 18, 2026

    DPRD Ingatkan Aspirasi Reses Harus Masuk Musrenbang agar Tak Tertolak SIPD

    Oktober 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Warga SKM Protes, Rumah Digusur Padahal Belum Dibayar
    Daerah

    Warga SKM Protes, Rumah Digusur Padahal Belum Dibayar

    AdminBy AdminAgustus 5, 202001 Min Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Samuel – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Warga RT 28, 27 dan 26 bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) protes rumahnya digusur padahal mereka belum menandatangani surat menyetujui penerimaan pembayaraan.

    Eksekusi bantaran SKM yang akan dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 5 hingga 7 Agustus terhambat akibat adanya penolakan warga.

    Warga dari tiga RT yakni Rt 26, 27 dan 28 melangsungkan protes dan menghadang pihak Satpol PP dan Polresta Samarinda yang hendak membongkar hunian mereka.

    “Komitmen dari Satpol PP, mereka mengatakan hari ini hanya untuk memastikan yang sudah mendapatkan santunan bisa dibongkar. Tapi saya yang belum tanda tangan justru malah dibongkar rumah saya. Sudah hancur. Dibongkar jam 8 tadi,” sebut Nur Amin, warga RT 28, Rabu (5/8/2020).

    Dalam orasinya, Nur Amin lanjut mempertanyakan komitmen Satpol PP Kota Samarinda.

    “Tolong berikan keadilan seadil-adilnya. Ini suara-suara rakyat. Kalian tahu sendiri ini komitmen dari Satpol PP. Mereka mengatakan hari ini hanya untuk memastikan yang sudah mendapatkan santunan bisa dibongkar,” teriak Nur Amin.

    “Saya belum diminta rekening, tapi rumah saya sudah hancur,” keluhnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    FKUB Kaltim Dorong Pengurus Baru Samarinda Jadi Percontohan Kerukunan

    Agustus 11, 2026

    Jejak Laut Purba di Tangga Bidadari Jadi Modal Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

    Juli 7, 2026

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    Juni 13, 2026

    Bayu Surya Nahkodai JMSI Kaltim, Siap Teruskan Jejak Mohammad Sukri

    Juni 8, 2026

    IKAMBA Kaltim Perkuat Solidaritas Lewat Pesta Sekolah, Dana Capai Puluhan Juta

    Mei 15, 2026

    JMSI Kaltim Imbau Warga Tak Panic Buying, Stok BBM Dinilai Masih Aman

    Maret 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Andi Harun Ajak Mahasiswa Kritis Mengkaji Pemilu

    SintaOktober 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda  – Persoalan pemilu tidak berhenti pada penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS).…

    Dinkes Bantah Kematian Balita di Samarinda akibat Karhutla, Dokter Belum Bisa Memastikan

    Oktober 18, 2026

    DPRD Ingatkan Aspirasi Reses Harus Masuk Musrenbang agar Tak Tertolak SIPD

    Oktober 17, 2026

    PP PAUD Kaltim Dorong Deteksi Dini Perkembangan Anak Lewat Pelatihan Asesmen

    Oktober 17, 2026

    Sekda Neneng Chamelia Shanti Ungkap 6 Langkah Pemkot Samarinda Menata Pengelolaan CSR

    Oktober 16, 2026
    1 2 3 … 3,390 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.