Insitekaltim, Pasuruan – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pasuruan telah menjangkau 35,5 persen warga dari total sasaran 222.334 jiwa. Dari hasil pemeriksaan, hipertensi dan obesitas menjadi keluhan kesehatan yang paling banyak ditemukan.
“Hasil skrining yang mendominasi adalah kurang aktivitas fisik, obesitas, dan tekanan darah tinggi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, dr. Shierly Marlena, Selasa, 28 Oktober 2025.
Program CKG dilakukan di seluruh puskesmas sebagai upaya deteksi dini dan pemetaan kondisi kesehatan masyarakat. Hingga 25 Oktober 2025, tercatat sebanyak 79.007 jiwa telah mengikuti pemeriksaan.
Shierly menjelaskan, capaian program masih terkendala pada kelompok usia tertentu. “Target per klaster umur belum seluruhnya tercapai. Khususnya untuk remaja dan dewasa, kami imbau agar tidak malas bergerak dan rutin berolahraga,” katanya.
Rinciannya, kelompok bayi baru lahir mencapai 48,3 persen dari target 65 persen, anak balita pra sekolah 46,9 persen dari target 50 persen, dewasa 27,7 persen dari target 35 persen, dan lansia 32,9 persen dari target 50 persen.
Untuk mencapai target capaian program, Dinkes terus berupaya meningkatkan akses layanan kesehatan, sosialisasi, edukasi, serta kolaborasi lintas sektor.
“CKG sangat bermanfaat untuk mengetahui kondisi kesehatan individu maupun masyarakat. Hasilnya dapat digunakan untuk deteksi dini, identifikasi faktor risiko penyakit, dan perencanaan program kesehatan,” pungkas Shierly.

