Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Samarinda Hendra mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kebakaran saat proses pemadaman berlangsung.
Imbauan ini bertujuan untuk menjaga keselamatan warga sekaligus memastikan petugas dapat bekerja secara optimal di lapangan.
Hendra menyampaikan, masih banyak masyarakat yang berkerumun di sekitar lokasi kebakaran, baik dengan alasan membantu maupun sekadar menonton. Padahal, kondisi tersebut justru dapat menghambat proses penanganan kebakaran.
“Ya selayaknya masyarakat yang tidak ahli dalam menangani kebakaran, tidak usah mendekat ke lokasi. Biarkan relawan dan petugas Damkar bekerja, beri ruang agar kami bisa leluasa,” ujar Hendra Rabu, 25 Maret 2026.
Menurutnya, keberadaan warga di area kebakaran sangat berisiko. Selain mengganggu akses petugas, masyarakat juga terancam bahaya dari material bangunan yang dapat jatuh sewaktu-waktu akibat kobaran api.
“Dikhawatirkan kalau terlalu dekat bisa terjadi kecelakaan, misalnya tertindih balok, tertimpa genteng, atau seng yang terbang. Masyarakat tidak memiliki alat pelindung diri seperti petugas,” jelas Hendra.
Ia menambahkan, petugas Damkar telah dibekali perlengkapan keselamatan seperti helm dan baju tahan api dalam menjalankan tugasnya. Sementara itu, masyarakat umum tidak memiliki perlindungan tersebut sehingga sangat rentan terhadap risiko.
Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat bahwa kebakaran merupakan situasi darurat yang berbahaya, bukan untuk dijadikan tontonan.
“Kebakaran itu mendatangkan bahaya, bukan tempat untuk ditonton. Jangan menghalangi, dan kalaupun ingin melihat, sebaiknya dari jarak aman,” tegasnya.
Ia berharap masyarakat dapat berperan dengan cara yang tepat dalam situasi kebakaran, yakni dengan tidak mendekat, tidak menghalangi akses petugas, serta memberikan ruang bagi Damkar dan relawan untuk bekerja secara maksimal.
Dengan demikian, proses pemadaman dapat berjalan lebih cepat dan risiko kecelakaan bagi warga maupun petugas dapat diminimalkan resikonya.
