Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov) mendorong Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kalimantan Timur (Kaltim) untuk mengambil peran strategis dalam penguatan ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi kerakyatan, seiring transformasi pembangunan daerah dari ketergantungan sumber daya alam menuju penguatan sumber daya manusia.
Dorongan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji saat menghadiri Inaugurasi Pimpinan Wilayah GP Ansor Kalimantan Timur Masa Khidmat 2024–2028 di Samarinda Minggu, 25 Januari 2026.
“Ansor adalah organisasi yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama dan menjadi garda terdepan NU, tidak hanya dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga dalam menjaga bangsa dan negara,” ujar Seno Aji dalam sambutannya.
Ia menilai, di tengah proses transformasi pembangunan yang tengah dijalani Kaltim peran organisasi kepemudaan seperti GP Ansor menjadi sangat strategis.
Menurutnya, perubahan arah pembangunan menuju penguatan sumber daya manusia merupakan tantangan sekaligus peluang besar bagi kader Ansor dan Banser.
“Kalitim sedang berpindah dari ketergantungan sumber daya alam menuju sumber daya manusia. Ini adalah peluang besar bagi kader Ansor dan Banser untuk berkontribusi nyata,” jelasnya.
Seno Aji juga menyoroti besarnya potensi Katim di sektor energi dan pangan yang dapat dikelola secara produktif oleh kader Ansor. Keterlibatan Ansor dalam sektor pertanian, peternakan, dan perikanan dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kami melihat Ansor memiliki potensi besar untuk mengelola peternakan, perikanan, dan pertanian yang hasilnya dapat menopang ketahanan pangan serta ekonomi masyarakat,” katanya.
Selain sektor pangan, Pemprov Kaltim turut mengapresiasi langkah GP Ansor Kaltim yang mulai mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian ekonomi organisasi.
“Kalau hal-hal kecil seperti UMKM sudah dimulai, ke depan pemerintah tinggal mendorong dan memperkuat agar manfaatnya semakin luas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Seno Aji mengungkapkan bahwa GP Ansor Kaltim memiliki potensi lahan yang cukup luas di berbagai wilayah. Potensi tersebut diharapkan dapat dikelola secara optimal guna mendukung ketahanan pangan daerah dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Potensi lahan ini, jika dikelola dengan baik, akan sangat membantu menjaga ketahanan pangan Kalimantan Timur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Seno Aji menegaskan kesiapan Pemprov Kaltim untuk bersinergi dengan GP Ansor, baik dari unsur eksekutif maupun legislatif, agar program-program organisasi berjalan sejalan dengan kebijakan pembangunan daerah.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi titik awal kerja nyata agar Ansor mampu menghadirkan kesejahteraan bagi kader dan masyarakat Kaltim,” pungkasnya.

