Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Urbanisasi Diperkirakan Meningkat Usai Idulfitri, Samarinda Tawarkan Solusi Ini
    Pemkot Samarinda

    Urbanisasi Diperkirakan Meningkat Usai Idulfitri, Samarinda Tawarkan Solusi Ini

    Adit MustafaBy Adit MustafaApril 16, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi perpindahan penduduk dari desa ke kota (urbanisasi). (.ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda tengah bersiap menghadapi lonjakan urbanisasi yang diperkirakan akan meningkat pascaperayaan Idulfitri 1445 Hijriah.

    Data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) menunjukkan bahwa jumlah penduduk Samarinda telah mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

    Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso menyebut bahwa pada tahun 2023, jumlah penduduk mencapai 861.878 jiwa, naik dari sekitar 849.700 jiwa pada tahun sebelumnya.

    “Pada tahun 2023, jumlah penduduk mencapai 861.878 jiwa, meningkat dari sekitar 849.700 jiwa pada tahun sebelumnya,” ungkap Rusmadi, Minggu (14/4/2024).

    Proyeksi dari Badan Pusat Statistik Samarinda juga menunjukkan bahwa tren peningkatan ini akan terus berlanjut, dengan estimasi mencapai 878.405 jiwa pada tahun 2024 dan diperkirakan akan meningkat menjadi 884.155 jiwa pada tahun 2025.

    Rusmadi mengindikasikan bahwa lonjakan ini kemungkinan besar disebabkan oleh arus migrasi dari daerah lain, terutama Jawa dan Sulawesi, yang tertarik dengan peluang kerja dan daya tarik Ibu Kota Nusantara (IKN).

    Menyikapi hal ini, Pemerintah Kota Samarinda telah meluncurkan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yakni Probebaya untuk membantu pendatang baru dalam beradaptasi dengan lingkungan kota.

    “Program ini bertujuan untuk memperbaiki kampung, menjadikannya bersih, sehat, nyaman dan terang serta memberikan ruang bermain bagi anak-anak,” ujar Rusmadi.

    Pemerintah Kota Samarinda menyadari potensi permasalahan yang mungkin timbul akibat urbanisasi tersebut termasuk ketersediaan perumahan dan kemungkinan munculnya permukiman kumuh.

    Oleh karenanya, langkah-langkah telah dipersiapkan untuk mengatasi dampak-dampak tersebut.

    Salah satunya adalah dengan memperketat pencatatan pendatang baru melalui para ketua RT.

    “Kami mewajibkan aparat di tingkat bawah, seperti camat, lurah, dan RT, untuk memberikan laporan cepat ketika ada pendatang baru,” tutur Rusmadi.

    Tantangan utama yang dihadapi terkait urbanisasi di antaranya adalah ketersediaan perumahan. Dengan meningkatnya jumlah penduduk, ada potensi munculnya permukiman kumuh dan peningkatan kepadatan penduduk.

    Untuk mengantisipasi hal ini, Pemerintah Kota Samarinda telah menetapkan tata ruang yang rigid dan memperketat peraturan untuk perizinan membangun rumah dan gedung.

    “Daerah-daerah peruntukan untuk permukiman sudah jelas dan peraturan untuk perizinan membangun rumah dan gedung juga diperketat,” tandas Rusmadi.

    Dengan langkah-langkah proaktif ini, diharapkan bahwa lonjakan urbanisasi di Samarinda dapat dikelola dengan baik demi kesejahteraan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat.

    Disdukcapil Hari Raya Idulfitri Rusmadi Wongso Urbanisasi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Lebaran Jadi Ajang Pemersatu, Halal Bihalal DPRD Samarinda Dihadiri Berbagai Kalangan

    Maret 23, 2026

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Masjid Baru Usai Renovasi, Suasana Lebaran di Al Muqarabbin Terasa Lebih Hangat dan Khidmat

    Maret 21, 2026

    Khutbah Idulfitri di Musala Tekankan Pentingnya Syukur dan Ketakwaan

    Maret 21, 2026

    Hotel Haris Samarinda Siapkan Program Ramah Keluarga Sambut Lonjakan Tamu Lebaran

    Maret 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Andika SaputraMaret 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menyoroti belum terbitnya rekomendasi penunjukan Penjabat (Pj)…

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026
    Our Picks

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.