Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dishub Kaji Kebutuhan Armada Blue Bird, Tak Ingin Taksi Tambah Beban Jalan

    September 21, 2026

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Balikpapan»Tio Sambut Positif Rencana Pemprov Usulkan IUP untuk BKS
    Balikpapan

    Tio Sambut Positif Rencana Pemprov Usulkan IUP untuk BKS

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMaret 11, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Direktur Utama (Dirut) Perusda Bara Kaltim Sejahtera (BKS) Nidya Listiyono
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Balikpapan – Direktur Utama (Dirut) Perusda Bara Kaltim Sejahtera (BKS) Nidya Listiyono merespons positif usul Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji untuk memberikan izin usaha pertambangan (IUP) untuk BKS.

    Dengan mengantongi IUP maka akan memudahkan perusahaan daerah milik Pemprov Kaltim itu untuk berkreasi meningkatkan pendapatan daerah.

    “Kalau kita punya IUP pertama kita pasti punya hak pengelolaan, punya hak jual dan lain sebagainya. Power-nya pasti beda,” kata Tio, sapaan akrabnya, di Pelabuhan Terminal Peti Kemas Kariangau Balikpapan, Selasa 11 Maret 2025.

    Selama ini, Perusda BKS hanya menerima deviden murni dari PT MSJ yang bergerak di sektor tambang batu bara.

    Pendapatan Perusda BKS hanya bergantung dari pihak ketiga, tanpa mampu menciptakan pendapatan baru yang lebih signifikan.

    Karena itu, jika nantinya IUP benar-benar bisa dimiliki Perusda BKS, maka perusahaan daerah ini akan memiliki ruang yang luas dalam bisnis batu bara di Indonesia dan dunia. Dengan begitu, maka kontribusi untuk pendapatan daerah akan jauh lebih besar.

    Peluang mendapatkan IUP menurutnya masih terbuka dari penciutan lahan-lahan izin PKP2B yang akan berakhir masa izinnya dan tidak diperpanjang semestinya daerah bisa diberikan porsi.

    Untuk lobi-lobi tersebut tentu sangat dibutuhkan bantuan Gubernur dan Wakil Gubernur untuk komunikasi ke level pusat.

    Kondisi BKS yang baru saja dia pimpin diakuinya masih penuh sesak dengan masalah.

    “Saat ini kami masih berproses. Administrasi kami masih diberesin. Legal standing kita masih dirapikan semua,” ungkap Tio.

    Selain melanjutkan kerja sama dengan PT Mahakam Sumber Jaya (MSJ), Tio juga menyebutkan peluang membuka bisnis-bisnis lain untuk BKS. Misalkan pengangkutan batu bara, trading, dan usaha-usaha lainnya. Antara lain logam lainnya seperti koral, batu selica dan lain-lain.

    “Hari ini kita masih benahi semua SOP-nya,” kata Tio.

    Nidya mengaku hal ini merupakan salah satu langkah untuk memberdayakan perusahaan daerah untuk berkembang lebih pesat. Selain membantu pendapatan pemerintah daerah, hadirnya perusda yang mandiri juga akan membantu menciptakan tenaga kerja dan mengurangi pengangguran.

    Tio mengungkapkan dividen dari PT MSJ selama ini sekitar Rp30 miliar hingga Rp38 miliar.

    “Kita harus optimis mampu memberikan yang lebih dari sebelumnya,” yakin Tio.

    Sangat crowded.

    Keuntungan kita punya IUP adalah memiliki hak pengelolaan, hal jual dan lainnya,” lanjutnya.

    Selain itu, Nidya mengungkapkan langkah lebih lanjut yang akan dilakukan untuk memperbesar pemasukan daerah.

    “Karena selain batu bara kan ada batu koral, pasir selika dan lainnya untuk memperluas penjualan,” imbuhnya.

    Nidya juga menjelaskan pihaknya perlu melakukan perbaikan Standard Operating Procedure (SOP) guna menunjang keberhasilan menjalankan pengelolaan Perusda.

    BKS IUP Nidya Listiyono
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    September 18, 2026

    KONI Kaltim Kejar Tambahan Rp5 Miliar agar 64 Cabor Tetap Tampil di Porprov VIII Paser

    Agustus 17, 2026

    1.500 Mahasiswa Universitas Mulia Dapat Gratispol, Kampus Akui Angka Cuti Kuliah Turun Drastis

    Mei 17, 2026

    Taman Bekapai, Wisata Kuliner Strategis di Jantung Balikpapan

    Maret 26, 2026

    Lonjakan Pasien Usai Lebaran, Gubernur Kaltim Cek Kesiapan RSUD Kanujoso Balikpapan

    Maret 25, 2026

    PT Bara Kaltim Sejahtera Siap Tancap Gas, 2026 Ditargetkan Mulai Berkontribusi ke PAD

    Januari 27, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dishub Kaji Kebutuhan Armada Blue Bird, Tak Ingin Taksi Tambah Beban Jalan

    Ratu ArifanzaSeptember 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana pengembangan layanan angkutan taksi di Kota Samarinda tak langsung disambut dengan…

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    Antrean Pertalite Mengular di 6 SPBU Samarinda, Pemkot Siapkan Skema Sistem Kupon

    September 21, 2026
    1 2 3 … 3,355 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.