Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Tinjau Kondisi Jalan Nasional Samarinda-Bontang, Gubernur Kaltim Minta Blokir APBN Segera Dibuka
    Diskominfo Kaltim

    Tinjau Kondisi Jalan Nasional Samarinda-Bontang, Gubernur Kaltim Minta Blokir APBN Segera Dibuka

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 13, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gubernur Kalimantan Timur H Rudy Mas’ud
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bontang – Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud kembali memilih jalur darat dalam kunjungan kerjanya ke wilayah utara Kaltim, Sabtu, 12 Juli 2025. Kali ini, perjalanan dilakukan dari Samarinda menuju Bontang, guna meninjau langsung kondisi jalan nasional sepanjang 121 kilometer yang kerap dikeluhkan masyarakat.

    Setelah menghadiri agenda penyerahan penghargaan Program Gratispol dan Jospol di Pendopo Kota Bontang, Gubernur Rudy Mas’ud langsung disambut sejumlah awak media. Salah satu pertanyaan yang muncul adalah seputar pengalamannya melintasi jalur tersebut.

    “Alhamdulillah, jalannya bisa ditempuh walaupun masih banyak yang harus diperbaiki,” jawab Gubernur.

    Menurutnya, perbaikan jalan merupakan kebutuhan mendesak. Jalur padat seperti Samarinda, Bontang, Kutai Timur dan Berau tidak hanya digunakan masyarakat untuk kegiatan harian, tetapi juga menjadi jalur strategis ekonomi yang menghubungkan beberapa kabupaten penting di Kalimantan Timur.

    Kondisi jalan yang rusak tidak hanya berpotensi menimbulkan kecelakaan, tetapi juga memperlambat waktu tempuh serta meningkatkan biaya perawatan kendaraan. Hal ini dinilai tidak efisien, baik dari sisi waktu maupun ekonomi.

    Gubernur menegaskan bahwa pihaknya telah berupaya keras untuk menyuarakan perbaikan jalan ke pemerintah pusat. Ia mengaku telah bertemu langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo guna membahas hal ini.

    “Saya sudah bertemu Pak Menteri PU beberapa waktu lalu. Makanya hari ini kami juga membawa pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim untuk melihat langsung kondisinya,” ungkapnya.

    Dalam kunjungan tersebut, ia memaparkan bahwa sebetulnya sudah ada alokasi anggaran dari APBN untuk perbaikan jalan Samarinda-Bontang sekitar Rp45 miliar. Namun, realisasi yang bisa digunakan saat ini baru sekitar Rp6 miliar karena selebihnya masih terblokir.

    Ia berharap agar blokir anggaran tersebut dapat segera dibuka agar perbaikan jalan bisa segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Gubernur juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan BBPJN agar proses percepatan bisa berjalan optimal.

    “Jalan ini sangat penting, karena menghubungkan Bontang, sebagian Kutai Kartanegara, Kutai Timur hingga Berau di wilayah utara. Kalau jalannya bagus, maka mobilitas masyarakat dan distribusi logistik juga akan lebih lancar,” imbuhnya.

    Ia menekankan bahwa jalan yang baik akan memberikan dampak positif secara langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Akses yang cepat dan nyaman akan mendorong kelancaran aktivitas jasa, perdagangan, hingga sektor lainnya.

    Di akhir kunjungan, Gubernur juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi proyek pembangunan jalan apabila nantinya sudah mulai dikerjakan, agar kualitas pengerjaan sesuai dengan harapan dan bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang.

    Dengan kunjungan ini, diharapkan upaya perbaikan infrastruktur jalan nasional di Kalimantan Timur bisa menjadi prioritas dan mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah pusat, sebagai bagian dari penguatan konektivitas antarwilayah. (Adv/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    APBN H Rudy Masud Jalan Nasional Samarinda-Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026

    Satgas Pangan Polda Kaltim Pastikan Stok Aman, Tidak Ada Penimbunan Jelang Lebaran dan Nyepi

    Maret 17, 2026

    Disperindagkop Kaltim Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying LPG Jelang Lebaran

    Maret 17, 2026

    Jelang Idulfitri, Pemprov Kaltim Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Andika SaputraMaret 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menyoroti belum terbitnya rekomendasi penunjukan Penjabat (Pj)…

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026
    Our Picks

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.