Artikel ini telah dilihat : 175 kali.
oleh

Tiga SD di Bontang Terima Paket TIK dari Kemendikbud

Reporter : Mohammad – Editor : Redaksi

Insitekaltim, Bontang – Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Saparudin membenarkan adanya bantuan berupa satu paket perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Bantuan tersebut berupa 15 unit laptop chomebook, satu unit proyektor, satu unit wireless router, dan satu unit konektor.

“Alhamdullah, kami baru saja menerima bantuan seperangkat TIK dari Kemendikbud di antaranya 15 unit laptop dan lainnya,” kata Saparudin kepada insitelkaltim.com di Aula Autis Center, Jumat (16/10/2020).

Bantuan perangkat TIK tersebut dalam rangka mendukung pembelajaran berbasis teknologi informasi komunikasi. Kemendikbud melalui Direktorat Pendidikan Dasar menyerahkan kepada sekolah yang memang membutuhkan.

“Ada tiga sekolah yang mendapat bantuan ini, tujuannya agar proses PJJ dan persiapan Asessment Nasional 2021 mendatang,” ungkap saparudin.

Adapun sekolah yang mendapatkan bantuan tersebut telah dilakukan evaluasi kinerjanya oleh pihak Dinas Pendidikan.
Sekolah yang mendapatkan bantuan yaitu SD IT Alam Baiturahman Bontang Barat, SDN 001 Bontang Utara, dan SDN 002 Bontang Selatan.

Baca Juga :  Selama PJJ, Jangan Beri Beban Siswa Terlampau Banyak

Pandemi Covid-19 menuntut pembelajaran jarak jauh (PJJ), sehingga membutuhkan perangkat yang memadai agar benar-benar proses belajar mengajar dapat terlaksana dengan baik. Tujuannya untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kota Bontang.

Saparudin mengungkapkan dengan adanya bantuan tersebut proses belajar mengajar diharapkan dapat berjalan lebih baik lagi.

Selain itu, pihaknya juga tidak berkecil hati lantaran tidak semua sekolah mendapatkan bantuan ini.

“Memang Bontang baru tiga sekolah yang mendapatkan bantuan. Kami tidak berkecil hati karena di daerah lain ada yang hanya satu sekolah. Mudah-mudahan di masa yang akan datang Kota Bontang mendapatkan lebih banyak lagi,” harapnya.

Pihaknya tidak henti-hentinya melakukan inovasi pembelajaran. Pasalnya di masa yang akan datang model pembelajaran berbasis IT akan tetap dikembangkan baik dalam proses belajar mengajar sampai Asessment Nasional pengganti Ujian Nasional.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed