Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Inflasi Kaltim Tembus 3,98 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Beban Terbesar

    Oktober 2, 2026

    DPRD Samarinda Belum Terima Update Progres SLF Terowongan

    Oktober 1, 2026

    Dikejar Batas 30 September, Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2026 Digelar Maraton

    Oktober 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Tokoh»Teguh Santosa Bongkar Permainan Politik Korea dalam Buku Reunifikasi
    Tokoh

    Teguh Santosa Bongkar Permainan Politik Korea dalam Buku Reunifikasi

    AminahBy AminahFebruari 18, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Dr Teguh Santosa
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Jakarta – Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Dr Teguh Santosa memperkenalkan pemikiran strategisnya terkait konflik Semenanjung Korea melalui buku terbaru berjudul Reunifikasi Korea: Game Theory. Buku ini resmi diluncurkan di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat, pada Selasa, 18 Februari 2025, di hadapan sejumlah tokoh politik dan nasional.

    Hadir dalam acara itu Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Juru Bicara Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Andi Mallarangeng, Faizal Akbar, Syahganda Nainggolan, Adhie Massardi, hingga pengamat politik Hendri Satrio.

    Buku yang lahir dari pengembangan disertasi Teguh di Program Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, ini mengupas strategi politik antar-Korea dengan pendekatan game theory. Fokusnya tidak hanya pada impian penyatuan Korea Selatan dan Korea Utara, tetapi juga bagaimana kepentingan negara-negara besar kerap mengalihkan isu tersebut menjadi solusi state solution.

    “Saya menemukan bahwa ada permainan politik yang justru mengarahkan solusi pada penguatan status quo dua negara (state solution), bukan reunifikasi seperti yang kerap digembar-gemborkan,” ujar Teguh Santosa.

    Pendekatan ini menyoroti dinamika diplomasi dan strategi yang dimainkan aktor-aktor utama, termasuk Amerika Serikat, China, dan Jepang, dalam menjaga keseimbangan di Semenanjung Korea.

    Di sela pemaparan bukunya, Teguh juga mengisahkan pengalaman pertamanya menginjakkan kaki di Pyongyang, ibu kota Korea Utara, yang menurutnya membawa kesan unik bak adegan film The Truman Show yang dibintangi Jim Carrey.

    “Saya melihat kota yang bersih, taman yang rapi, dan masyarakat yang terlihat bahagia. Saya berpikir, apakah ini semua dirancang hanya untuk membuat saya terkesan?” ucapnya mengenang kunjungan jurnalistik tersebut.

    Meski memberikan kesan mendalam, Teguh menegaskan buku ini tidak dimaksudkan sebagai glorifikasi Korea Utara. Narasi yang dibangun tetap menempatkan reunifikasi sebagai cita-cita, dengan menyoroti bagaimana isu tersebut kerap dipinggirkan oleh kepentingan geopolitik.

    Sebagai wartawan yang kerap meliput konflik global, Teguh berhasil mengemas kajian akademik yang kompleks menjadi bacaan yang mudah dipahami. Hal itu menjadi nilai tambah buku ini, menjembatani akademisi, diplomat, dan masyarakat awam dalam memahami isu politik kawasan.

    “Kita tentu ingin mengambil pelajaran dari negara-negara lain agar hal baik bisa kita tiru, sementara yang buruk jangan sampai kita alami,” kata Teguh menutup diskusi.

    Peluncuran buku ini terselenggara berkat dukungan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), PT PLN Persero, dan BPJS Kesehatan.

    Teguh berharap karya ini dapat menjadi referensi penting bagi para pengambil kebijakan, peneliti, serta siapa pun yang ingin mendalami strategi politik kawasan Asia Timur, khususnya Semenanjung Korea.

    Buku JMSI Politik Teguh Santosa
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Andi Satya Buka Peluang Maju Pilwali Samarinda 2029, Tunggu Restu DPP Golkar

    Agustus 9, 2026

    Masuk Bursa Pilwali Samarinda 2029, Andi Satya: Golkar Banyak Kader Potensial

    Agustus 5, 2026

    Jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Samarinda, Andi Satya Belum Pikir Soal Pilwali

    Agustus 4, 2026

    Incar Posisi Tiga Besar, PAN Kaltim Siapkan Relawan di Seluruh RT

    Juli 27, 2026

    PAN Pasang Target Dua Kursi DPR RI di Kaltim, Konsolidasi Relawan Dikebut hingga Agustus

    Juli 26, 2026

    PAN Panaskan Mesin Politik 2029, Edi Oloan Bentuk 2.000 Relawan TPS di Samarinda

    Juli 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Inflasi Kaltim Tembus 3,98 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Beban Terbesar

    AminahOktober 2, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tekanan harga di Kalimantan Timur (Kaltim) meningkat sepanjang setahun terakhir. Inflasi tahunan…

    DPRD Samarinda Belum Terima Update Progres SLF Terowongan

    Oktober 1, 2026

    Dikejar Batas 30 September, Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2026 Digelar Maraton

    Oktober 1, 2026

    Ratusan Kapal Beraktivitas di Muara Berau, Potensi PAD Kaltim Masih Dihitung

    Oktober 1, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Penguatan Nilai Pancasila di Kalangan Generasi Muda

    Oktober 1, 2026
    1 2 3 … 3,371 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.