Insitekaltim, Pasuruan — Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan memperingati Hari Jadi ke-340 dengan menggelar aksi penanaman 100 pohon di kawasan Taman Panggungrejo, Jumat, 6 Februari 2026.
Kegiatan ini ditegaskan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperbaiki dan menjaga kualitas lingkungan perkotaan. Hal itu disampaikan Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo yang akrab disapa Mas Adi.
Ia mengatakan, penanaman pohon merupakan investasi jangka panjang demi keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.
“Kegiatan ini adalah ikhtiar kita menjaga lingkungan. Pohon yang kita tanam hari ini diharapkan manfaatnya bisa dirasakan oleh generasi berikutnya,” ujarnya.
Mas Adi menekankan, upaya penghijauan tidak boleh berhenti pada kegiatan penanaman semata. Menurutnya, perawatan dan pemantauan menjadi kunci agar pohon yang ditanam dapat tumbuh optimal dan benar-benar memberi dampak positif bagi lingkungan.
“Menanam itu penting, tapi yang lebih penting adalah merawatnya agar benar-benar memberi manfaat,” tegasnya.
Ia menyebut, melalui Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP), ribuan pohon telah ditanam dalam beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari penguatan ruang terbuka hijau di Kota Pasuruan.
Sementara itu, Kepala DLHKP Kota Pasuruan Samsul Rizal memastikan, pihaknya telah menyiapkan sistem perawatan lanjutan agar pohon yang ditanam tidak hanya menjadi simbol kegiatan.
“Kami tidak berhenti pada penanaman. DLHKP menyiapkan pemantauan dan perawatan berkala agar pohon bisa tumbuh dengan baik dan benar-benar meningkatkan kualitas ruang hijau kota. Kami juga mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut merawat lingkungan di wilayah masing-masing,” jelasnya.
Mas Adi menilai persoalan lingkungan di kawasan perkotaan semakin kompleks, mulai dari persoalan sampah hingga penurunan kualitas lingkungan.
Oleh karena itu, momentum peringatan hari jadi kota dimanfaatkan untuk mengingatkan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga lingkungan.
Ia menegaskan, pembangunan kota tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
“Yang kita wariskan bukan hanya bangunan, tetapi juga lingkungan yang hijau dan sehat untuk anak cucu kita,” ucapnya.
Ia pun berharap gerakan penanaman pohon dapat dilanjutkan oleh masyarakat di lingkungan masing-masing agar dampaknya lebih luas dan berkelanjutan, tidak berhenti pada kegiatan pemerintah semata.
“Semoga kegiatan ini bisa diikuti warga dengan menanam pohon di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mas Adi juga menyampaikan pesan Presiden Republik Indonesia terkait pentingnya menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan, khususnya dalam penanganan sampah.
Kegiatan penanaman pohon ini turut dihadiri perwakilan DLHKP, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPRKP), unsur TNI, camat dan lurah se-Kota Pasuruan, serta sejumlah pihak terkait sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan kota.

