Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Browsing: DPRD Kutim
“Kami meyakini bahwa pendekatan yang holistik dan berimbang perlu diterapkan dalam menyusun APBD, dengan memperhatikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan,” ujarnya saat membacakan pandangan umum terhadap RAPBD Kutim 2024, dalam rapat paripurna ke-11 DPRD Kutim, Kamis (9/11/2023).
“Kami menekankan perlunya membangun sistem penganggaran yang dapat memadukan perencanaan kinerja anggaran tahunan dan keterkaitan dana dengan hasil yang diharapkan,” ujarnya saat membacakan pandangan umum fraksinya terhadap RAPBD Kabupaten Kutai Timur tahun anggaran 2024.
“Perempuan harus memiliki keseimbangan antara kecerdasan dan keterampilan. Kita harus berkomitmen untuk memperoleh pendidikan yang akan memungkinkan kita untuk meraih potensi penuh kita,” ungkap Hasna.
“Kami berharap PT Indominco tetap melaksanakan kewajibannya yakni membayar ganti rugi lahan tumbuh kepada kelompok tani,” terangnya.
“Alhamdulillah, saya telah memenuhi aspirasi warga akan kebutuhan fasilitas ibadah. Masyarakat kini punya tempat ibadah sendiri dan ini sudah lama diidam-idamkan,” ungkap Kidang.
“Saat perempuan diwakili di lembaga-lembaga seperti DPRD, ini menjadi indikasi kuat bahwa perempuan memiliki kapabilitas yang luar biasa. Perempuan harus tampil di depan, berani mengatasi tantangan apapun, dan berperan aktif dalam pemecahan masalah, baik yang sederhana maupun rumit,” ujar Hasna saat wawancara usai Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Perempuan di GSG Kutim, Kamis (2/11/2023).
“Banyak hal yang perlu kita perjuangkan bagi perempuan dalam bentuk peraturan daerah (perda) untuk mencapai hasil yang maksimal,” ucapnya saat diwawancarai langsung, Kamis (2/11/2023).
“Kebetulan saya sekarang lagi proses jalannya Pansus Perda Pengarustamaan Gender. Itu sangat bermanfaat dari pemerintah kemarin meminta kepada kami, dan prosesnya itu menurut saya sudah sangat mudah, hukumnya ada kegiatannya juga sudah berjalan dari tahun kemarin,” ungkap Prayunita usai Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Perempuan di GSG Kutim, Kamis (2/11/2023).
“Kita berharap di tahun 2024 perempuan lebih banyak berpartisifasi dalam politik,” paparnya saat wawancara di GSG Kutim, Kamis (2/11/2023).
“Semoga dengan tanam tumbuh bisa dibayarkan, tapi dengan ada komunikasi yang baik, karena kita ingin musyawarah untuk menghasilkan mufakat,” ucap Fitri saat diwawancarai langsung, di gedung GSG Kutim, Kamis (2/11/2023).
