
Insitekaltim,Samarinda – DPRD dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Perlindungan, Pemberdayaan dan Penempatan Tenaga Kerja Lokal.
Ketua Pansus Raperda Tenaga Kerja Lokal DPRD Kaltim M Udin menekankan pentingnya persaingan tenaga kerja lokal di tengah rencana kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di wilayah Kaltim.
“Harapannya tenaga kerja lokal kita bisa bersaing dan yang kami inginkan dan tentu kami usahakan, ketika Ibu Kota Nusantara hadir, 70 persen tenaga kerjanya berasal dari Kaltim,” ujarnya usai Rapat Paripurna ke-6 di Gedung B DPRD Kaltim, Senin (25/3/2024).
Perbaikan sumber daya manusia (SDM) di tingkat lokal Benua Etam dipandang sebagai langkah krusial dalam meningkatkan daya saing calon tenaga kerja lokal.
Hal ini terutama penting mengingat kompetisi yang semakin ketat dengan ditetapkannya IKN di wilayah Kaltim. Untuk itu, Udin menyoroti pentingnya meningkatkan kualitas pendidikan agar lebih unggul.
“Perguruan tinggi kita masih belum seunggul di Pulau Jawa. Perda tersebut diharapkan menjadi lompatan kemajuan Kaltim terutama dalam peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal,” papar Anggota Komisi I DPRD Kaltim itu.
Lebih lanjut, ia juga menekankan peran Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) dalam menyediakan data perusahaan.
“Nanti, kita perlu data terkait perusahaan mana yang sudah memprioritaskan tenaga kerja lokal dan mana yang belum. Sebab, saya lihat di Kutai Timur saja pada perusahaan Kobexindo pekerjanya dari tenaga kerja asing,” tambahnya.
Meskipun begitu, Udin mengakui bahwa kompetensi atau keterampilan tenaga kerja lokal masih kalah dibandingkan dengan tenaga kerja asing.
“Ya tidak bisa sepenuhnya disalahkan juga, karena setiap perusahaan pasti ada kompetensinya sendiri untuk perekrutan. Maka dari itu, kita akan bekerja sama dengan Disnaker,” terangnya.
Raperda tersebut diharapkan akan mendorong potensi tenaga kerja lokal untuk memperoleh posisi di sejumlah perusahaan yang ada di Kaltim, terutama setelah IKN beroperasi nantinya.

