
Reporter: Akmal – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Kutai Kartanegara – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltim Samsun prihatin melihat akses jalan masyarakat menuju lahan perkebunan buah naga di Kelurahan Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara yang sulit dilalui.
“Pada tanggal 16 lalu, saya diundang mengikuti panen buah disana, akses jalan menuju kebun mereka lumayan sulit. Bagaimana tidak, kendaraan mobil pick up kecil saja sulit melewatinya,” kata Samsun, Minggu (22/8/2021).

Kendati demikian, Politikus Partai PDIP itu mengaku senang atas undangan yang diberikan para petani untuk hadir langsung berkumpul dengan mereka.
Diceritakan Samsun, jalan menuju perkebunan buah naga tersebut berkelok-kelok, rusak parah, namun di saat itu juga disuguhkan pemandangan yang cantik, seluas mata memandang semua buah naga. Kampung tersebut sangat memiliki potensi.
Lanjut dia saat melakukan panen, ia tidak sendirian, melainkan ada perwakilan dari Lurah setempat. Pada kesempatan itu juga Samsun meminta kepada lurah untuk mengawal aspirasi petani hingga sampai pada musrenbang.
“Kalau bisa aspirasi petani dikawal Pak Lurah, kami siap anggarkan untuk perbaikan jalan. Selama ini diketahui petani berjuang secara mandiri. Pemerintah harus hadir di tengah mereka,” tegas Samsun.
Selepas itu, saat berniat untuk pulang, dia dibekali proposal sebagai usulan perbaikan akses jalan menuju lahan perkebunan tersebut.
Kumar salah satu warga setempat merasa senang dengan kehadiran Samsun untuk ikut serta dalam melaksanakan panen buah naga dengan hasil petikan mencapai 60 ton.
“Kami sangat senang dan bersyukur dengan hasil panen ini, namun kami juga masih punya kekurangan. Hasil panen sebanyak ini, kami sering kesusahan untuk mengangkut karena kondisi jalan yang rusak parah,” bebernya.
Kumar menambahkan apalagi kalau musim hujan. Pernah mobil angkutan terperosok sampai tidak bisa lewat. Akhirnya buah banyak gagal dijual, daripada busuk lebih baik dibagikan kepada orang kampung.
