Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Berenang Vs Lari, Mana yang Lebih Cepat Membakar Lemak Perut?

    Juni 14, 2026

    Rita Widyasari Belum Buka Pintu Politik, Pilih Fokus Pulihkan Nama Baik

    Juni 14, 2026

    Turnamen Karate Jadi Laboratorium Nyata Mahasiswa IKIP PGRI Kaltim

    Juni 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Samarinda Launching Call Center 112, Layaknya 911 di Amerika, Kesulitan Warga Bisa Terespon Cepat
    Diskominfo Kaltim

    Samarinda Launching Call Center 112, Layaknya 911 di Amerika, Kesulitan Warga Bisa Terespon Cepat

    MartinusBy MartinusOktober 15, 201903 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Nada – Editor : Redasi

    Insitekaltim,Samarinda- Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Komunikasi dan Informatika secara resmi meluncurkan fasilitas baru berupa layanan nomor tunggal panggilan darurat Samarinda 112 di Ruang Command Center Diskominfo Kota Samarinda, Selasa (15/10/2019).

    Pencanangan layanan ini ditujukan untuk mendukung pengiriman, penyaluran dan penyampaian informasi penting yang menyangkut keamanan Kota, keselamatan jiwa manusia dan harta benda, bencana alam, marabahaya dan wabah penyakit.

    Kehadiran panggilan nomor darurat 112 di Samarinda ini layaknya nomor panggilan darurat 911 di Amerika. Apalagi panggilan darurat 112 milik Samarinda ini langsung terhubung ke operator di Command Centre Diskominfo Samarinda, sehingga lebih cepat. Berbeda dengan yang lainnya harus ke Jakarta terlebih dahulu, sehingga memakan waktu lama.

    “Ini harus menjadi kewajiban semua OPD untuk mendukung, artinya kegiatan ini bukan mengambil tupoksi OPD lain, tapi shortcut (jalan pintas, red) bagi petugas agar informasi itu cepat tersampaikan, harusnya 34 itu bergabung disini,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Sugeng Chairuddin dalam sambutannya mewakili walikota saat launching kemarin.

    Karena lanjut Sugeng panic button itu bukan hanya untuk kebakaran saja, mungkin ada kendala lain seperti warga kesulitan mengatasi hewan liar yang menyerang daerahnya, atau ada warga yang ingin menanyakan masalah akta kelahiran, itu juga termasuk pelayanan terhadap masyarakat.

    “Hanya saja perlu dipilah yang mana yang urgent atau tidak,” ucap Sugeng.

    Oleh karenanya, Sugeng menekankan kepada semua OPD dan instansi terkait, untuk responsif menerima aduan yang masuk sehingga fasilitas layanan tersebut benar – benar dirasakan oleh masyarakat.

    Sementara Kepala Diskominfo Aji Syarif Hidayatullah mengatakan panggilan darurat 112 tersebut merupakan bagian dari program Samarinda menuju Smart City.

    “Saat ini 112 sudah bisa ditekan melalui handpone masing – masing dan melalui provider apapun, warga yang melapor akan dilayani oleh petugas, dan kemudian petugas akan mengondisikan Damkar, Kesehatan dan keperluan lainnya yang terdekat dari pelapor,” bebernya.

    Secara teknis, Kepala Bidang Pengembangan Aplikasi dan Layanan E- Government, Suparmin menjelaskan rencana akan ada 3 shift dari beberapa OPD yakni Diskominfo, BPBD, Damkar, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Dishub masing – masing mengirimkan 4 orang untuk operasionalnya.

    “Jadi dalam 1 hari akan ada 3 shift , 1 shift sekitar 6 orang dan akan beroperasi selama 24 jam dan tidak ada liburnya,” terangnya.

    Sementara Direktur Pengembangan Pita Lebar Kementerian Kominfo RI yang diwakilkan Kepala Seksi Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Keperluan Khusus Agung Setio Utomo mengatakan dengan diluncurkannya panggilan darurat 112 ini diharapkan dapat digunakan secara bijak.

    “Artinya nomor panggilan ini harus gratis. Warga yang tidak memiliki pulsa pun bisa, bahkan dalam kondisi hp terkunci pun harusnya bisa melakukan panggilan ini,” ucap Agung.

    Dia menyampaikan dari 514 Kabupaten Kota, Samarinda merupakan kota ke – 36 yang memiliki nomor panggilan darurat 112,”tutupnya

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Tekan Risiko Stunting, Wawali Samarinda Soroti Pentingnya Edukasi Calon Pengantin

    Juni 8, 2026

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    Juni 4, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Berenang Vs Lari, Mana yang Lebih Cepat Membakar Lemak Perut?

    SittiJuni 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Bagi banyak orang, menyingkirkan lemak perut atau lemak visceral adalah salah satu…

    Rita Widyasari Belum Buka Pintu Politik, Pilih Fokus Pulihkan Nama Baik

    Juni 14, 2026

    Turnamen Karate Jadi Laboratorium Nyata Mahasiswa IKIP PGRI Kaltim

    Juni 14, 2026

    IKIP PGRI Kaltim Siapkan UKM Baru, Bidik Prestasi Mahasiswa di Tingkat Nasional

    Juni 14, 2026

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    Juni 13, 2026
    1 2 3 … 3,143 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.