
Reporter: Dina – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Samarinda – Bantuan sosial dari pusat untuk masyarakat dampak covid-19 sudah tersebar keberbagai daerah, salah satunya Kaltim, melalui Kementerian Sosial (Kemsos) Republik Indonesia baik berbentuk sembako maupun bantuan uang tunai. Namun di Kaltim sendiri dikabarkan bansos belum tersalurkan dengan alasan proses pendataan dari 10 kabupaten/kota belum masuk data seluruhnya dan Pansus Penanganan Percepatan Covid-19 pun diperpanjang.
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Akhmed Reza Pahlevi, menanggapi perihal keterlambatan pemberian bansos kepada masyarakat dampak Covid-19 dari Pemprov Kaltim.
“Bansos harus segera diberikan, karena melihat banyaknya masyarakat terdampak Covid-19. Mereka tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya,” ujarnya, kepada Insitekaltim, Rabu (13/5/2020).
Reza, berharap Pemprov Kaltim sesegera mungkin merealisasikan bansos atau Bantuan Langsung Tunai (BLT). Khususnya masyarakat yang sama sekali belum tersentuh pemerintah.
“Apalagi pusat dan pemerintah daerah kabupaten/kota sudah memberikan bantuan tersebut. Sementara Pemprov Kaltim, masih belum menyalurkan. Padahal sudah sangat ditunggu masyarakat,” ucapnya.
Politisi Partai Gerindra ini menyampaikan, apalagi sebentar lagi menyambut hari raya idul fitri, semua pasti memerlukan persiapan dan membutuhkan bantuan tersebut.
“Tidak perlu lagi kita sinkronisasi data, karena ini sifatnya darurat dan kemanusiaan,” pungkasnya.
