Insitekaltim, Samarinda – PSSI Kota Samarinda mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Piala Soeratin 2026. Panitia melakukan evaluasi terhadap sistem pertandingan agar tidak membebani pemain usia dini dengan jadwal yang terlalu padat.
Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Samarinda Muhammad Sai’in mengatakan salah satu catatan dari penyelenggaraan tahun sebelumnya adalah padatnya jadwal pertandingan yang membuat sejumlah tim harus bermain dalam waktu berdekatan. Kondisi tersebut dinilai kurang ideal bagi proses pembinaan pesepak bola muda.
“Evaluasi sudah kami lakukan. Jangan sampai pemain hari ini bertanding, besok main lagi, lalu besoknya kembali bermain. Mereka harus punya waktu untuk beristirahat,” ujarnya di Samarinda, Selasa, 30 Juni 2026.
Sebagai solusi, PSSI Samarinda akan mengatur jadwal berdasarkan kelompok umur. Pertandingan kategori U-13 dan U-15 direncanakan berlangsung secara bergantian sehingga setiap tim memperoleh jeda sebelum kembali bertanding. Pola tersebut diharapkan mampu menjaga kondisi fisik pemain sekaligus meningkatkan kualitas pertandingan selama kompetisi berlangsung.
Ia menjelaskan, padatnya jadwal pada musim lalu tidak terlepas dari keinginan agar turnamen dapat selesai dalam waktu singkat. Padahal, durasi pelaksanaan sangat bergantung pada jumlah klub yang mengikuti kompetisi.
“Kalau pesertanya banyak tentu waktunya juga lebih panjang. Itu yang menjadi pertimbangan dalam penyusunan jadwal tahun ini,” terangnya.
Di sisi lain, PSSI Kota Samarinda juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Samarinda terkait penggunaan Stadion Gelora Kadrie Oening Sempaja sebagai venue pertandingan. Sai’in mengaku telah bertemu Wakil Wali Kota Samarinda untuk menyampaikan rencana pelaksanaan turnamen sekaligus meminta izin penggunaan stadion.
Ia mengungkapkan, pemerintah kota memberikan respons positif terhadap pelaksanaan kompetisi yang tahun ini mengusung tajuk Piala Wali Kota Samarinda. Bahkan, Wakil Wali Kota dijadwalkan hadir untuk membuka turnamen tersebut.
PSSI Kota Samarinda menargetkan Piala Soeratin 2026 mulai bergulir pada pekan ketiga Juli. Kompetisi itu menjadi ajang pembinaan pemain usia muda sekaligus jalur bagi tim terbaik Samarinda menuju Piala Soeratin tingkat Provinsi Kalimantan Timur hingga putaran nasional.
“Kalau tidak ada perubahan, pelaksanaannya insyaallah dimulai pada minggu ketiga Juli,” tutup Sai’in.

