Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kasus ISPA di Samarinda Meningkat, Dinkes Siagakan Puskesmas di 10 Kecamatan

    Oktober 22, 2026

    TPA Sambutan Butuh Kapasitas Baru, Pemkot Samarinda Matangkan Rencana Zona 3

    Oktober 22, 2026

    Wawali Minta Perusahaan Aktif Laporkan Lowongan

    Oktober 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Distribusi BBM, Antrean di 33 SPBU Jadi Sorotan
    Pemkot Samarinda

    Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Distribusi BBM, Antrean di 33 SPBU Jadi Sorotan

    SintaBy SintaOktober 22, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, memimpin rapat koordinasi penanganan antrean dan distribusi BBM bersama perangkat daerah terkait serta Hiswana Migas Kota Samarinda di Lantai III Balai Kota Samarinda, Rabu, 22/10/2026. (Dok/Pemkot Samarida)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Samarinda menjadi perhatian pemerintah kota.

    Di tengah kebutuhan masyarakat terhadap pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang lancar, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai mengevaluasi distribusi dan memperkuat pengawasan guna memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.

    Kepada awak media, wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri menegaskan, penanganan persoalan BBM harus didukung keterbukaan data mengenai pasokan, kebutuhan masyarakat, dan kondisi operasional SPBU.

    Menurutnya, informasi tersebut diperlukan agar pemerintah dapat memetakan persoalan secara menyeluruh sebelum menentukan langkah penanganan.

    “Pemerintah perlu mengetahui berapa pasokan BBM yang masuk, berapa kebutuhan masyarakat, serta bagaimana kondisi operasional SPBU. Dengan data yang terbuka, kita bisa memetakan persoalan dan menentukan langkah penanganan yang tepat,” Ungkap kepada awak media. Rabu, 22 Oktober 2026.

    Ia menjelaskan, keterlibatan Pemkot Samarinda dalam evaluasi distribusi BBM bukan untuk mencampuri urusan bisnis pengelola SPBU, melainkan memastikan kepentingan masyarakat tetap terlindungi.

    Saefuddin mengingatkan, antrean yang berlangsung berkepanjangan dapat menghambat mobilitas warga dan berdampak pada aktivitas perekonomian.

    “Kita ingin persoalan ini diselesaikan secara bersama-sama. Jangan sampai antrean terus berlarut-larut dan mengganggu aktivitas masyarakat. Pengawasan perlu diperkuat agar penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan,” Ucapnya.

    Sebagai bagian dari evaluasi, Pemkot Samarinda mendorong penghimpunan data secara menyeluruh terkait volume BBM yang masuk, kebutuhan masyarakat, serta kondisi operasional 33 SPBU yang beroperasi di Kota Tepian.

    Sementara itu, Dinas Perdagangan menyoroti ketepatan volume BBM yang disalurkan hingga diterima masing-masing SPBU. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi potensi persoalan dalam rantai distribusi, mulai dari pasokan hingga penyaluran kepada konsumen.

    Dinas Perdagangan juga mengusulkan pembentukan tim pengawasan distribusi terpadu yang melibatkan pemerintah daerah, Pertamina, Hiswana Migas, dan pihak terkait lainnya. Melalui tim tersebut, pengawasan diharapkan dapat berjalan lebih terkoordinasi, dengan dukungan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

    Pemkot Samarinda berharap evaluasi dan pengawasan terpadu ini mampu mengurai antrean, memperbaiki distribusi BBM, serta menjaga kelancaran aktivitas masyarakat. Namun, efektivitas langkah tersebut akan bergantung pada tindak lanjut evaluasi dan pelaksanaan pengawasan di lapangan. (ADV)

    BBM Pemkot Samarinda Saefuddin Zuhri SPBU Wakil Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sinta

    Related Posts

    Kasus ISPA di Samarinda Meningkat, Dinkes Siagakan Puskesmas di 10 Kecamatan

    Oktober 22, 2026

    TPA Sambutan Butuh Kapasitas Baru, Pemkot Samarinda Matangkan Rencana Zona 3

    Oktober 22, 2026

    Wawali Minta Perusahaan Aktif Laporkan Lowongan

    Oktober 22, 2026

    Samarinda Didorong Jadi Pusat Pendidikan Borneo

    Oktober 22, 2026

    Status Darurat Karhutla Samarinda Dievaluasi, Pemkot Pantau Kualitas Udara dan Ketersediaan Air

    Oktober 21, 2026

    Saefuddin Zuhri: Santri Harus Berilmu, Berakhlak, dan Siap Membawa Perubahan

    Oktober 21, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kasus ISPA di Samarinda Meningkat, Dinkes Siagakan Puskesmas di 10 Kecamatan

    SintaOktober 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ancaman pencemaran udara di Kota Samarinda menjadi perhatian serius setelah Indeks Standar…

    TPA Sambutan Butuh Kapasitas Baru, Pemkot Samarinda Matangkan Rencana Zona 3

    Oktober 22, 2026

    Wawali Minta Perusahaan Aktif Laporkan Lowongan

    Oktober 22, 2026

    Samarinda Didorong Jadi Pusat Pendidikan Borneo

    Oktober 22, 2026

    Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Distribusi BBM, Antrean di 33 SPBU Jadi Sorotan

    Oktober 22, 2026
    1 2 3 … 3,398 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.