Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fasilitator Beasiswa Nilai Informasi Gratispol Sudah Terbuka, Tapi Implementasi Masih Berubah

    Maret 31, 2026

    Dasmiah Respons Kritik Beasiswa Gratispol, Tegaskan Sosialisasi Sudah Dilakukan hingga Kampus

    Maret 31, 2026

    Dosen FEB Unmul Sentil Mahasiswa: “Punya Smartphone, Tapi Jangan Tidak Smart Cari Informasi”

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Pelaporan SPM Disesuaikan dengan Kondisi Lapangan
    Diskominfo Kaltim

    Pelaporan SPM Disesuaikan dengan Kondisi Lapangan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJanuari 14, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Kepala Bagian Pemerintahan Biro dan Otonomi Daerah (POD) Kaltim Imanuddin menegaskan pentingnya peningkatan penerapan dan pelaporan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat provinsi serta kabupaten/kota pada sisa waktu Triwulan IV Tahun 2024.

    “SPM ini merupakan amanat peraturan perundang-undangan yang menjadi bentuk urusan wajib pelayanan dasar. Artinya, pelayanan yang harus dipenuhi oleh pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten/kota,” ujar Imanuddin saat membuka rapat Evaluasi Pelaporan SPM Provinsi Kaltim di Ruang Tuah Himba, Lantai 6, Kantor Gubernur Kaltim, Senin 13 Januari 2025.

    Pada kesempatan itu, Imanuddin menyoroti permasalahan tingginya target yang ditetapkan tanpa memperhitungkan kemampuan dan kondisi lapangan.

    “Kadang target terlalu tinggi, namun pelaksanaannya tidak tercapai. Sebaiknya target disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan,” tegasnya.

    Selanjutnya, Imanuddin juga mengingatkan pentingnya pengalokasian anggaran dengan mendahulukan kebutuhan prioritas. Menurutnya, hal ini penting dikarenakan SPM adalah pelayanan dasar wajib.

    “Khususnya untuk menangani kemiskinan ekstrem. Jadi, jika anggaran terbatas, prioritas harus diberikan pada pemenuhan kebutuhan untuk masyarakat miskin ekstrem terlebih dahulu,” ungkapnya.

    Mengenai penyusunan anggaran, kata Imanuddin, pemerintah perlu memastikan kebutuhan SPM terpenuhi sebelum mengalokasikan dana untuk program lain.

    “SPM untuk masyarakat itu harus dianggarkan lebih awal dan targetnya harus realistis. Jika ternyata target terlalu tinggi, bisa ditinjau kembali setiap triwulan dan diturunkan dengan alasan yang jelas,” imbuhnya.

    Meski memiliki berbagai kendala, saat ini terdapat empat kabupaten yang telah masuk kategori Tuntas Madya dan Tuntas Pratama.

    “Satu kabupaten berada di kategori Tuntas Pratama, sementara tiga lainnya di Tuntas Madya. Harapannya, laporan mereka dapat meningkat dengan penetapan target yang lebih realistis sesuai kondisi lapangan,” jelasnya.

    Terakhir yang tidak kalah penting, diringa mengingatkan pelaporan SPM harus selesai sebelum 20 Januari 2025. Untuk itu, Biro POD Kaltim terus berkomunikasi dengan pemerintah kabupaten/kota agar target SPM dapat tercapai sesuai mandat peraturan.

    “Secara aturan, SPM seharusnya tercapai 100 persen. Namun, jika sudah mencapai kategori Tuntas Utama, yaitu 91–99 persen, itu sudah mendekati sempurna. Kekurangan satu persen mungkin disebabkan oleh kendala administratif atau teknis perencanaan,” pungkasnya.

    Imanuddin Pemprov Kaltim POD Kaltim SPM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Dosen FEB Unmul Sentil Mahasiswa: “Punya Smartphone, Tapi Jangan Tidak Smart Cari Informasi”

    Maret 31, 2026

    Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027

    Maret 31, 2026

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fasilitator Beasiswa Nilai Informasi Gratispol Sudah Terbuka, Tapi Implementasi Masih Berubah

    Ratu ArifanzaMaret 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah kritik soal minimnya sosialisasi program pendidikan gratis, pandangan berbeda disampaikan…

    Dasmiah Respons Kritik Beasiswa Gratispol, Tegaskan Sosialisasi Sudah Dilakukan hingga Kampus

    Maret 31, 2026

    Dosen FEB Unmul Sentil Mahasiswa: “Punya Smartphone, Tapi Jangan Tidak Smart Cari Informasi”

    Maret 31, 2026

    Usai Diskusi, Seno Aji Respons Aksi Mahasiswa dan Siapkan Call Center Pendidikan Gratis

    Maret 31, 2026
    Our Picks

    Fasilitator Beasiswa Nilai Informasi Gratispol Sudah Terbuka, Tapi Implementasi Masih Berubah

    Maret 31, 2026

    Dasmiah Respons Kritik Beasiswa Gratispol, Tegaskan Sosialisasi Sudah Dilakukan hingga Kampus

    Maret 31, 2026

    Dosen FEB Unmul Sentil Mahasiswa: “Punya Smartphone, Tapi Jangan Tidak Smart Cari Informasi”

    Maret 31, 2026

    Usai Diskusi, Seno Aji Respons Aksi Mahasiswa dan Siapkan Call Center Pendidikan Gratis

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.