
Reporter: Dina – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Samarinda – DPRD Kaltim beberapa waktu lalu memutuskan membentuk panitia khusus (Pansus), diketuai Muhammad Samsun, yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Kaltim, dari PDI Perjuangan
Syafruddin anggota Komisi III DPRD Provinsi Kaltim, Senin (13/4/2020), menyampaikan, ada beberapa sektor yang akan dijalankan Pansus nantinya. Salah satunya dibidang kesehatan. Nantinya fokus pada penyediaan APD (alat pelindung diri), vitamin, serta obat-obatan.
“Pemerintah memberikan anggaran dalam sektor kesehatan kurang lebih ada 200 miliar,” bebernya.
Ada sektor jaringan sosial. Misalnya bantuan kepada orang miskin terdampak virus corona (Covid-19) ini, karena pekerjaan terhambat. Juga masyarakat terpapar Covid-19 ini.
Lebih lanjut, ia menjelaskan semua penerima bantuan itu harus sesuai data dan memenuhi syarat. Saat ini pendataan sedang proses. Tujuannya agar data tidak tumpang tindih, baik pusat, provinsi, maupun daerah.
“Pansus inilah yang akan melakukan tugas tersebut. Yakni mengecek data, apakah sesuai sasaran yang ada,” ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Udin ini mengatakan, pemerintah sudah memberikan 90.6111 data penerima bantuan tersebut. Ia juga menyebut, untuk sektor ekonomi, pemerintah mencanangkan program ekonomi mikro (UMKM). Sasarannya adalah pedagang kecil, warung-warung dan lain lain.
“Saat ini pemerintah sedang mendata terkait UMKM ini. Selain itu, data karyawan yang saat ini dirumahkan. Karena tak hanya sektor UMKM yang terhambat, tetapi dampak kepada karyawan juga,” pungkasnya.
