Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Angkutan Massal Ditarget Beroperasi 2027

    Oktober 14, 2026

    Penataan Lapak Pasar Samarinda Masih Dievaluasi, Pemilik Minta Lokasi Berdekatan

    Oktober 14, 2026

    Vape Terancam Dilarang di Kaltim, Polda Segera Panggil Para Pedagang

    Oktober 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Natal di Perantauan, Rido Temukan Makna Kasih dan Syukur Jauh dari Keluarga
    Samarinda

    Natal di Perantauan, Rido Temukan Makna Kasih dan Syukur Jauh dari Keluarga

    Andika SaputraBy Andika SaputraDesember 25, 2025Updated:Februari 4, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Rido, mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda asal Nias, Sumatera Utara
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Jauh dari kampung halaman, Natal tetap hadir membawa makna bagi Rido. Mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) asal Nias Sumatera Utara ini merayakan Natal tahun ini di Samarinda, tanpa kebersamaan langsung dengan keluarga.

    Meski rindu, ia memilih memaknai Natal sebagai momen syukur dan refleksi atas perjalanan hidup yang telah dilalui sepanjang tahun.

    Menurut Rido, Natal tahun ini menjadi pengingat untuk bersyukur atas setiap proses, baik yang membawa kebahagiaan maupun yang terasa berat. Ia juga menyadari bahwa kasih dan dukungan dari orang-orang di sekitarnya meski bukan keluarga sedarah merupakan nilai yang sangat berharga.

    “Buat saya pribadi, Natal tahun ini tetap tentang bersyukur. Dari semua hal yang sudah saya lewati, baik yang menyenangkan maupun yang berat. Saya jadi makin ngerti kalau kasih dan dukungan dari orang sekitar itu nilainya besar sekali,” ujar Ridho, Kamis, 25 Desember 2025.

    Dalam perayaan Natal kali ini, Rido memulai hari dengan mempersiapkan diri untuk mengikuti ibadah di gereja terdekat. Ia juga menyiapkan hadiah kecil dan catatan sederhana untuk teman-teman kost sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan. Di sela-sela perayaan, ia menyempatkan diri menelepon keluarga di kampung halaman untuk mengucapkan Selamat Natal.

    “Paginya saya siapin baju buat ibadah di gereja. Terus saya juga bikin hadiah kecil buat teman-teman kost, sama nulis catatan buat mereka. Setelah itu nelpon keluarga di kampung buat ngucapin Selamat Natal,” katanya.

    Tradisi Natal tetap dijaga meski dirayakan di perantauan. Setiap tahun, Rido selalu membeli pakaian baru untuk dikenakan saat ibadah Natal, saling bertukar kado dengan teman, serta memasak bersama di kost sebagai bentuk kebersamaan sederhana.

    “Biasanya beli baju baru buat ibadah Natal, tukar kado sama teman-teman, terus masak bareng di kost,” ungkapnya.

    Natal juga menjadi ruang doa dan harapan. Rido berharap dapat menyelesaikan skripsinya pada tahun depan serta mendoakan kesehatan orang tua dan keluarganya di kampung halaman. Ia juga berharap dapat terus menumbuhkan kepedulian sosial dengan saling membantu orang-orang terdekat di sekitarnya.

    “Harapan saya semoga tahun depan bisa menyelesaikan skripsi. Orang tua di kampung juga selalu sehat, dan kita bisa saling membantu orang-orang terdekat di sekitar kita,” tuturnya.

    Lebih jauh, Rido menekankan bahwa nilai utama Natal adalah kasih terhadap sesama dan kemampuan untuk menerima perbedaan. Menurutnya, nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan saling menghargai, membantu tanpa pamrih, serta menjaga toleransi antarumat beragama.

    “Yang paling penting itu bisa menerima perbedaan dan saling mengasihi. Dalam keseharian, saya coba menghargai semua orang dan bantu sebisa mungkin, tanpa melihat latar belakang. Toleransi antaragama itu penting,” ujarnya.

    Sebagai mahasiswa perantau yang tidak dapat pulang kampung tahun ini, Rido mengakui perayaan Natal terasa sangat berbeda. Jika sebelumnya Natal selalu diisi dengan liburan dan kebersamaan keluarga, kini ia merayakannya secara mandiri di tanah rantau. Meski rasa rindu terasa berat, doa untuk keluarga tetap ia panjatkan.

    “Kalau dulu Natal kumpul sama keluarga dan liburan bareng. Sekarang sebagai anak kost, rayain sendiri. Rindunya berat, tapi saya berdoa semoga keluarga di kampung selalu sehat,” katanya.

    Rido menyampaikan ucapan Natal bagi semua. Ia berharap Natal membawa kedamaian dan kebahagiaan bagi setiap orang, di mana pun berada.

    “Selamat Hari Natal. Semoga hari ini membawa kedamaian dan kebahagiaan bagi kita semua,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Angkutan Massal Ditarget Beroperasi 2027

    SintaOktober 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda kini tengah mengkaji penerapan sistem ganjil genap dan…

    Penataan Lapak Pasar Samarinda Masih Dievaluasi, Pemilik Minta Lokasi Berdekatan

    Oktober 14, 2026

    Vape Terancam Dilarang di Kaltim, Polda Segera Panggil Para Pedagang

    Oktober 14, 2026

    Kaltim Masih Bergantung Sapi dari Luar Daerah, 58 Ekor Disalurkan ke Peternak Samarinda

    Oktober 14, 2026

    Deni Minta Pemkot Samarinda Aktif Tangani Kabut Asap dan Cegah Karhutla

    Oktober 14, 2026
    1 2 3 … 3,385 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.