Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Patok Baru Ditemukan Usai Karhutla, BPBD Samarinda Soroti Dugaan Pembukaan Lahan

    Oktober 24, 2026

    Penataan Polder Air Hitam Belum Jelas, Kecamatan Usulkan Pengelolaan Sementara

    Oktober 24, 2026

    Perkuat Peran Kader, Puskesmas Mangkupalas Dorong Posyandu Lebih Nyaman dan Berkualitas

    Oktober 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Musrifah Tekankan Peran Mood Board sebagai Fondasi Kreatif Desain Fashion
    Pemkot Samarinda

    Musrifah Tekankan Peran Mood Board sebagai Fondasi Kreatif Desain Fashion

    RidhoBy RidhoDesember 12, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pelaku Ekonomi Kreatif Bidang Fashion Musrifah memperlihatkan moodboard sebagai referensi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Pelaku Ekonomi Kreatif Bidang Fashion Musrifah membagikan pengalaman dan pengetahuannya mengenai proses kreatif dalam merancang busana, khususnya terkait pentingnya penyusunan mood board sebagai dasar pengembangan desain.

    Pemaparan tersebut disampaikan dalam sesi pelatihan dan sharing pengembangan fashion yang digelar di Aula Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda.

    Dalam kegiatan itu, Musrifah memperkenalkan portofolionya, termasuk sertifikat Fashion Designer HKI yang telah ia peroleh serta keterlibatannya dalam berbagai pameran di Jakarta, Brunei Darussalam, dan Samarinda.

    Ia juga pernah mengikuti sejumlah pelatihan keterampilan, manajemen, produktivitas UMKM, hingga pemasaran digital. Menurutnya, fashion kini bukan hanya kebutuhan dasar, melainkan telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup.

    “Fashion tidak akan pernah ada habisnya. Ia terus berkembang mengikuti tren dan kebutuhan masyarakat,” ujar Musrifah pada Jumat, 12 Desember 2025.

    Musrifah menjelaskan bahwa sebelum membuat rancangan busana, seorang desainer harus terlebih dahulu menyusun mood board. Ia menyebutnya sebagai elemen penting yang memvisualisasikan konsep awal dan arah desain secara menyeluruh.

    “Mood board adalah kumpulan gambar, potongan kain, sampel warna, dan elemen grafis lain yang disusun untuk menggambarkan konsep atau ide secara keseluruhan. Mood board bisa dibuat manual maupun digital,” jelasnya.

    Ia menambahkan bahwa mood board membantu memberikan inspirasi, memperkuat konsep, dan memudahkan komunikasi ide kepada tim kreatif atau klien. Dengan mengumpulkan berbagai visual seperti tekstur, warna, gambar, dan motif, desainer dapat menemukan tema yang kuat sebelum memasuki tahap perancangan detail.

    “Mood board memudahkan desainer memilih palet warna dan material yang tepat, sekaligus mengurangi kesalahan dalam pemilihan bahan. Ini penting untuk menjaga konsistensi desain,” tuturnya.

    Dalam sesi tersebut, Musrifah juga menunjukkan contoh mood board manual berupa papan berisi tempelan gambar dan sampel kain seperti yang lazim digunakan sebelum teknologi digital berkembang.

    Menurutnya, penyusunan mood board bukan sekadar langkah teknis, melainkan bagian dari komunikasi visual yang membantu desainer menyampaikan visi serta suasana yang ingin dibangun dalam sebuah karya.

    Ia pun berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan para desainer lokal dalam menyusun konsep desain yang kuat, terarah, dan profesional.

    “Sehingga industri fashion di Samarinda dapat tumbuh lebih maju dan kompetitif,” tandasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Patok Baru Ditemukan Usai Karhutla, BPBD Samarinda Soroti Dugaan Pembukaan Lahan

    Oktober 24, 2026

    Penataan Polder Air Hitam Belum Jelas, Kecamatan Usulkan Pengelolaan Sementara

    Oktober 24, 2026

    Perkuat Peran Kader, Puskesmas Mangkupalas Dorong Posyandu Lebih Nyaman dan Berkualitas

    Oktober 24, 2026

    Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran, Kelurahan Selili Fasilitasi Reviu APIP

    Oktober 24, 2026

    Transfer Pusat Turun 43,38 Persen, Pemkot Samarinda Dituntut Jaga Perputaran Ekonomi Daerah

    Oktober 24, 2026

    Dukung Kenyamanan Pedagang, Disdag Samarinda Koordinasikan Penyediaan Listrik Pasar Pagi

    Oktober 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Patok Baru Ditemukan Usai Karhutla, BPBD Samarinda Soroti Dugaan Pembukaan Lahan

    SintaOktober 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kemunculan patok-patok baru di sejumlah lahan yang terbakar memunculkan pertanyaan mengenai aktivitas…

    Penataan Polder Air Hitam Belum Jelas, Kecamatan Usulkan Pengelolaan Sementara

    Oktober 24, 2026

    Perkuat Peran Kader, Puskesmas Mangkupalas Dorong Posyandu Lebih Nyaman dan Berkualitas

    Oktober 24, 2026

    Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran, Kelurahan Selili Fasilitasi Reviu APIP

    Oktober 24, 2026

    Transfer Pusat Turun 43,38 Persen, Pemkot Samarinda Dituntut Jaga Perputaran Ekonomi Daerah

    Oktober 24, 2026
    1 2 3 … 3,405 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.