Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gubernur Rudy Mas’ud Sampaikan LKPj 2025, Pendapatan Terealisasi 92,61 Persen

    Maret 30, 2026

    Kebijakan Mulok Jadi Biang Masalah, Guru Bahasa Inggris Tak Dapat TPG

    Maret 30, 2026

    Ratusan Warga Batu Timbau Kehilangan Tempat Tinggal, Bantuan Darurat Segera Digelontorkan

    Maret 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kutim»Masyarakat Minta TPST Dipindahkan, Armin Nazar: Belum Ada Lahan
    Diskominfo Kutim

    Masyarakat Minta TPST Dipindahkan, Armin Nazar: Belum Ada Lahan

    SeliBy SeliAgustus 14, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Sejak setahun berdiri, Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Prima Sangatta Eco Waste di belakang Pasar Induk Sangatta dikeluhkan warga sekitar. Pabrik pengelolaan sampah ini mengeluarkan bau tidak sedap serta asap mengepul yang mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

    Karyawan swasta, Aguswinarno (40), warga RT 04 Desa Teluk Lingga, Sangatta Utara yang berdomisili di sekitar TPST Prima Sangatta Eco Waste mengatakan akibat bau tidak sedap dan asap mengepul, hampir setahun rumahnya tidak pernah dibiarkan terbuka.

    Bahkan asap yang mengepul seringkali disertakan abu yang kerap mengotori air tampungan warga sekitar.

    “Sudah setahun rumahnya saya ditutup terus, bau, lalat banyak bahkan abu dari asap juga mengotori air,” ujarnya kepada awak media, Senin (14/8/2023).

    Sementara, Arisandi (40) warga setempat turut menambah bau tidak sedap tersebut kerap membuat istrinya yang sedang hamil muntah-muntah.

    “Rumah saya masih setengah jadi, makanya bau dari TPST benar-benar menusuk hidung, sampai istri saya mual muntah,” terangnya.

    Kedua warga ini bersama dua rekan lainnya meminta agar TPST Prima Sangatta Eco Waste dipindahkan ke lokasi yang jauh dari pemukiman masyarakat.

    “Informasi awal katanya bangun terminal makanya kami senang-senang saja, taunya bangun TPST. Jadi harapan kami untuk dipindahkan dari sini,” desak mereka.

    Dikonfirmasi Insitekaltim, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim Armin Nazar menerangkan pihaknya pun pernah mewacanakan pemindahan TPST tersebut dengan berkordinasi dengan dinas terkait untuk mencari lahan pemerintah yang menjadi lokasi baru.

    Namun berdasarkan hasil beberapa rekomendasi, lahan-lahan pemerintah kini mulai diapit oleh pemukiman penduduk.

    “Ya makanya sama saja kalau kita pindah, kami pun tetap minta tolong cariin lahan yang jauh dari pemukiman,” tuturnya di ruang kerja.

    Lebih lanjut ia juga menambahkan perelokasian TPST pun membutuhkan anggaran yang cukup besar untuk konstruksinya termasuk biaya pindah. Oleh sebab itu sementara waktu pihaknya masih mengolah sampah di TPST Prima Sangatta Eco Waste dengan berbagai upaya mengurangi bau yang tidak sedap.

    “PT DMM pun sekarang tengah membudidaya ulat magot, harapannya bisa untuk mengurangi sampah organik, karena bau bersumber dari sampah organik,” ujarnya.

    Sementara itu wacana lain adalah pengolahan briket dimana mengubah sampah menjadi arah yang bisa menjadi bahan bakar atau sumber energi untuk memasak baik rumah tangga maupun UMKM.

    “Briket ini tahun depan wacananya,” tandasnya.

    Armin Nazar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    DLH Minta Mie Gacoan Bangun IPAL Baru, Limbah Minyak Dinilai Berpotensi Cemari Drainase

    Maret 5, 2026

    Bank Sampah Kejujuran, Cara Ketua RT 43 Samarinda Menekan Sampah dari Hulu

    Februari 16, 2026

    Samarinda Produksi 550 Ton Sampah per Hari, Insenerator Baru Mampu Reduksi 100 Ton

    Februari 14, 2026

    DLH Samarinda Dorong Mahasiswa Faperta Unmul Jadi Entrepreneur Lingkungan

    Februari 14, 2026

    DLH Samarinda Titip Masa Depan Lingkungan ke Mahasiswa, Dorong Gagasan Murni Bebas Kepentingan

    Februari 14, 2026

    Tanggapi Keluhan Warga, DLH Pasuruan Segera Bersihkan Sampah di Sidogiri hingga Ngempit

    Februari 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Gubernur Rudy Mas’ud Sampaikan LKPj 2025, Pendapatan Terealisasi 92,61 Persen

    RidhoMaret 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025…

    Kebijakan Mulok Jadi Biang Masalah, Guru Bahasa Inggris Tak Dapat TPG

    Maret 30, 2026

    Ratusan Warga Batu Timbau Kehilangan Tempat Tinggal, Bantuan Darurat Segera Digelontorkan

    Maret 29, 2026

    Halalbihalal IKMT Perkuat Silaturahmi, Dorong Peran Warga Toraja untuk Pembangunan Kaltim

    Maret 29, 2026
    Our Picks

    Gubernur Rudy Mas’ud Sampaikan LKPj 2025, Pendapatan Terealisasi 92,61 Persen

    Maret 30, 2026

    Kebijakan Mulok Jadi Biang Masalah, Guru Bahasa Inggris Tak Dapat TPG

    Maret 30, 2026

    Ratusan Warga Batu Timbau Kehilangan Tempat Tinggal, Bantuan Darurat Segera Digelontorkan

    Maret 29, 2026

    Halalbihalal IKMT Perkuat Silaturahmi, Dorong Peran Warga Toraja untuk Pembangunan Kaltim

    Maret 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.