Reporter: Dina – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Samarinda – Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) perlu perhatian dari pemerintah. Pasalnya, angka kecelakaan di jembatan ini cukup sering. Salah satunya karena kondisi lintasan di jembatan tidak mulus.

Melihat kondisi ini, warga Samarinda Seberang-Loa Janan berinisiatif melakukan penyemenan di jembatan. Kegiatan dilakukan Sabtu malam, oleh puluhan relawan, organisasi pemuda, serta masyarakat setempat. Pelaksanaan kegiatan tersebut sudah berkoordinasi dengan Pos Polisi di seberang untuk membantu pengamanan.
Ketua Kelompok Pemuda Loa Janan (Kopelan), Freijae Rakasiwi, diwawancarai langsung oleh Insitekaltim.com, Sabtu, (28/3/2020) menjelaskan, ia dan teman-temanya berinisiatif karena khawatir akan keselamatan pengemudi yang melintasi jembatan mahulu.
“Sebenarya jembatan ini masih perlu diperbaiki dan dirawat. Terakhir 2019 lalu kami mengajukan penyediaan lampu jalan yang saat ini dinikmati pemakai jalan, namun setelah itu tidak ada tindak lanjut lagi,” ungkapnya.
Karena itu, ia mewakili masyarakat Samarinda Seberang-Loa Janan menuntut pemerintah tidak pilih kasih, perlakukanlah Jembatan Mahulu seperti Jembatan Mahkota 2 dan Jembatan Mahakam IV, dari jauh saja bisa dinikmati keindahannya.
“Harapan saya, kegiatan ini bisa mengetuk hati pemerintah, agar lebih memperhatikan pembangunan khususnya wilayah seberang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Relawan Sengkotek, Sugiharto menambahkan, dana penyemenan ini hasil swadaya masyarakat seberang, ada yang menyumbang pasir maupun uang.
“Saya lihat disetiap sambungan ada lubangnya, kalau tidak segera diatasi akan semakin membesar dan rawan kecelakaan,” pungkasnya.

