Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    UMKM Teras Samarinda Tuntut Ganti Rugi, DPRD Pertanyakan Dasar Pembubaran

    Oktober 27, 2026

    Benih Tanpa Sertifikasi Terancam Tak Bisa Diedarkan di Kaltim

    Oktober 27, 2026

    Polisi Amankan 37 Orang terkait Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda

    Oktober 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Lambannya Sertifikasi Lahan Hambat Pengembangan Sekolah, Salehuddin Desak Percepatan
    DPRD Kaltim

    Lambannya Sertifikasi Lahan Hambat Pengembangan Sekolah, Salehuddin Desak Percepatan

    LarasBy LarasNovember 11, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kaltim, Salehuddin.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Salehuddin mengungkapkan keprihatinan terhadap lambannya proses sertifikasi lahan yang menghambat pengembangan fasilitas pendidikan di daerahnya.

    Menurutnya, ketidakjelasan status aset sekolah, terutama pada SMK dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di bawah kewenangan provinsi, merupakan kendala besar yang perlu segera diatasi.

    “Upaya mempercepat sertifikasi sudah ada, tetapi belum optimal,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

    Masalah ini, disebutkannya sebagai kendala yang hampir merata di seluruh sekolah di Kaltim yang dikelola provinsi.

    Salehuddin menilai koordinasi antara Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), dan pemerintah daerah belum berjalan maksimal, sehingga makin memperlambat penyelesaian sertifikasi ini.

    Meski ada beberapa kasus yang selesai, ia melihat langkah yang diambil masih jauh dari efektif.

    Ia mengusulkan pembentukan tim khusus atau kelompok kerja (pokja) yang melibatkan pihak-pihak terkait, seperti Disdikbud, BPKAD, dan Badan Pertanahan, untuk mempercepat proses ini.

    Dengan cara ini, menurutnya, permasalahan sertifikasi bisa segera diatasi secara sinergis.

    Lebih lanjut, Salehuddin menjelaskan bahwa hambatan ini tidak hanya berpengaruh pada pembangunan sarana pendidikan, tetapi juga pada alokasi dana khusus untuk sekolah-sekolah di Kaltim.

    “Kalau status lahannya masih belum jelas, sulit bagi kita untuk memenuhi kebutuhan sarana prasarana,” tegasnya.

    Salehuddin juga menyoroti masalah aset pendidikan yang seharusnya sudah dituntaskan antara pemerintah provinsi dan kota pada 2019, namun hingga kini sekitar 40-50 persen belum selesai.

    Salah satu contohnya adalah SMK 7 Balikpapan, yang pembangunannya tertunda akibat penyerahan aset yang belum rampung.

    “Di SMK 7 kan begitu, belum selesai. Jika masalah ini segera dibereskan, kita bisa mempercepat pembangunan dan membuka unit sekolah baru,” pungkasnya.

    BPKAD Disdikbud DPRD Kaltim Salehuddin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026

    Jahidin Meninggal Dunia, Kaltim Kehilangan Legislator Senior

    Oktober 15, 2026

    Kaltim Masih Bergantung Sapi dari Luar Daerah, 58 Ekor Disalurkan ke Peternak Samarinda

    Oktober 14, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Sekolah Masih Menumpang, DPRD Kaltim Minta Anggaran Pendidikan Fokus Tuntaskan Infrastruktur

    Juli 27, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    UMKM Teras Samarinda Tuntut Ganti Rugi, DPRD Pertanyakan Dasar Pembubaran

    Ratu ArifanzaOktober 27, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Persoalan pembubaran pedagang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Teras Samarinda…

    Benih Tanpa Sertifikasi Terancam Tak Bisa Diedarkan di Kaltim

    Oktober 27, 2026

    Polisi Amankan 37 Orang terkait Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda

    Oktober 27, 2026

    DPRD Samarinda Bahas Revisi Perda Perubahan Susunan OPD

    Oktober 27, 2026

    Enam Refinery Sawit Dikembangkan di Kaltim, Industri Minyak Goreng Mulai Bergerak

    Oktober 27, 2026
    1 2 3 … 3,410 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.