Insitekaltim, Samarinda – Kepadatan lalu lintas di sejumlah titik pusat keramaian di Kota Samarinda turut meningkat seiring tingginya aktivitas masyarakat selama libur Lebaran. Salah satu kawasan yang menjadi sorotan adalah area pusat perbelanjaan yang dipadati pengunjung.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda La Ode Prasetyo Fuad, mengungkapkan lonjakan pengunjung di pusat perbelanjaan menyebabkan antrean kendaraan cukup panjang, bahkan hingga meluas ke ruas jalan di sekitarnya.
“Antrean sempat terjadi hingga ke Jalan Slamet Riyadi karena tingginya kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan,” ungkapnya, Selasa 24 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa tingginya minat masyarakat untuk berkunjung, ditambah dengan keterbatasan akses masuk, menjadi faktor utama terjadinya penumpukan kendaraan di kawasan tersebut.
Meski demikian, pihak kepolisian telah menempatkan personel di beberapa titik untuk membantu mengurai kepadatan.
Selain kemacetan, kepolisian juga mencatat adanya kejadian kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Idulfitri.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak empat kasus kecelakaan di wilayah Kota Samarinda.
“Selama operasi ketupat, baru tercatat empat kejadian tahun lalu sekitar lima,” ujarnya.
Ia menilai angka tersebut masih relatif terkendali dan tidak jauh berbeda dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Meski demikian, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan mengingat mobilitas masyarakat masih cukup tinggi.
Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, terutama dalam kondisi lelah setelah melakukan perjalanan jauh.
Pengendara diharapkan tidak memaksakan diri apabila kondisi tubuh tidak memungkinkan.
“Kalau capek atau ingin istirahat, sebaiknya berhenti sejenak. Jangan memaksakan berkendara dalam kondisi tidak prima,” tegasnya.
Dengan adanya pengaturan lalu lintas dan kesadaran masyarakat dalam berkendara, diharapkan situasi arus balik Lebaran di Samarinda dapat tetap aman dan terkendali.
