Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kemiskinan Samarinda Turun, Serapan Anggaran Dinsos Baru 31 Persen

    Juli 15, 2026

    Wawali Samarinda Minta Pertamina Percepat Perbaikan Fasilitas LPG

    Juli 15, 2026

    Harga Bapokting di Samarinda Turun, Pemkot Soroti Distribusi BBM dan LPG

    Juli 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Kaji Reunifikasi Korea, Ketum JMSI Raih Gelar Doktor dari Unpad
    Pendidikan

    Kaji Reunifikasi Korea, Ketum JMSI Raih Gelar Doktor dari Unpad

    Adit MustafaBy Adit MustafaJuli 7, 2024Updated:Juli 7, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bandung – Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa meraih gelar doktor bidang hubungan internasional dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung dengan disertasi bertajuk “Reunifikasi Korea Dengan Keterlibatan Multipihak: Suatu Studi Melalui Game Theory”.

    Disertasi ini mengupas kompleksitas proses reunifikasi Semenanjung Korea dengan pendekatan teori permainan, menggambarkan bagaimana dinamika internal Korea Utara dan Korea Selatan serta keterlibatan negara-negara lain seperti Amerika Serikat, Jepang, China dan Rusia memengaruhi peluang tercapainya perdamaian di kawasan tersebut.

    Teguh Santosa resmi menyandang gelar doktor dalam bidang hubungan internasional dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung.

    Gelar tersebut diraih setelah mantan Wakil Presiden Confederation of ASEAN Journalist (CAJ) ini berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian promosi doktor di Gedung Pascasarjana FISIP Unpad pada Sabtu (6/7/2024).

    Disertasi Teguh tersebut mendapat perhatian khusus dari tim penguji yang terdiri dari Prof Mohammad Benny Alexandri, Taufik Hidayat, PhD dan Dr Arifin Sudirman.

    Tim promotor yang mendampingi Teguh dalam penyusunan disertasi ini adalah Prof Arry Bainus, Prof Widya Setiabudi Sumadinata dan Dr Wawan Budi Darmawan. Setelah melalui proses ujian yang ketat, Teguh dinyatakan lulus dengan predikat yudisium sangat memuaskan.

    Perjalanan akademik Teguh dimulai dari pendidikan S1 yang juga diselesaikannya di Universitas Padjadjaran. Ia kemudian melanjutkan studi S2 di University of Hawaii at Manoa, Amerika Serikat.

    Judul disertasi yang diangkatnya memaparkan proses dan isu reunifikasi Semenanjung Korea yang telah berlangsung selama tujuh dekade sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua.

    Teguh menjelaskan bahwa selain dinamika domestik di Korea Utara dan Korea Selatan, proses reunifikasi Semenanjung Korea sangat dipengaruhi oleh keterlibatan pihak internasional.

    “Reunifikasi Semenanjung Korea lebih mudah dibicarakan jika hanya melibatkan Korea Selatan dan Korea Utara, meskipun ada tantangan dan perbedaan ideologi serta politik di antara keduanya,” papar Teguh.

    Namun, keterlibatan negara-negara lain seperti Amerika Serikat, Jepang, Republik Rakyat China dan Rusia menjadikan wacana reunifikasi ini lebih kompleks. Teguh juga menyinggung perkembangan terbaru di mana pada pertengahan Januari lalu, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meminta agar gagasan reunifikasi dihapus dari Konstitusi Korea Utara. Hal ini disebut Teguh sebagai proposal “two states solution” atau solusi dua negara.

    Menurut Teguh, jika proposal ini diikuti oleh Korea Selatan dengan menghapuskan reunifikasi dari Konstitusi Korea Selatan, kedua negara dapat melangkah menuju perdamaian permanen dan hidup berdampingan secara damai.

    Mantan Ketua Bidang Luar Negeri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) itu juga menekankan bahwa perdamaian di Semenanjung Korea bukan hanya tanggung jawab Korea Utara, tetapi juga tanggung jawab kedua Korea dan masyarakat internasional.

    FISIP Unpad JMSI Teguh Santoso
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Disdikbud Pastikan 16 Calon Siswa SPMB 2026 Segera Dapat Sekolah Negeri

    Juli 15, 2026

    Efisiensi Anggaran Jangan Sampai Korbankan Mutu Pendidikan Kaltim

    Juli 14, 2026

    19 Aduan SPMB Tuntas, Pemkot Masih Tangani 17 Calon Siswa yang Belum Tertampung

    Juli 14, 2026

    Dugaan Manipulasi Domisili hingga Pungutan Warnai SPMB 2026, Pemkot Siapkan Evaluasi Menyeluruh

    Juli 13, 2026

    SPMB 2026 Menuai Polemik, Perubahan Sistem Zonasi Perlu Dievaluasi

    Juli 13, 2026

    Tak Sekadar Kenalkan Sekolah, MPLS Samarinda Diisi Pendidikan Integritas dan Karakter Antikorupsi

    Juli 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kemiskinan Samarinda Turun, Serapan Anggaran Dinsos Baru 31 Persen

    SittiJuli 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Angka kemiskinan Kota Samarinda memang tercatat turun menjadi 3,45 persen berdasarkan data…

    Wawali Samarinda Minta Pertamina Percepat Perbaikan Fasilitas LPG

    Juli 15, 2026

    Harga Bapokting di Samarinda Turun, Pemkot Soroti Distribusi BBM dan LPG

    Juli 15, 2026

    Disdikbud Pastikan 16 Calon Siswa SPMB 2026 Segera Dapat Sekolah Negeri

    Juli 15, 2026

    Disnaker Targetkan 25 Perusahaan Buka Lowongan di Mahakam Job Fair 2026

    Juli 15, 2026
    1 2 3 … 3,215 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.