Insitekaltim, Samarinda – Meningkatnya kunjungan masyarakat ke kolam renang selama masa libur Lebaran menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda.
Fenomena ramainya kolam renang terjadi seiring masih berlangsungnya suasana liburan, di mana masyarakat memanfaatkan waktu bersama keluarga untuk berwisata.
Dalam satu kolam, pengunjung berasal dari berbagai latar belakang usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, sehingga meningkatkan risiko terjadinya penularan penyakit apabila terdapat individu yang sedang mengalami gangguan kesehatan.
Melalui Kepala Dinkes Samarinda Ismed Kusasih mengingatkan, adanya potensi penularan penyakit, khususnya penyakit kulit, apabila kebersihan dan kualitas air kolam tidak terjaga dengan baik.
“Bisa, sangat bisa (terjadi penularan). Apalagi kita tidak tahu kondisi masing-masing pengunjung, apakah ada penyakit kulit atau tidak,” ujar Ismed saat diwawancarai Rabu, 25 Maret 2026.
Ia menjelaskan, penularan penyakit dapat terjadi jika air kolam terkontaminasi oleh bakteri atau kuman dari pengguna yang tidak menjaga kebersihan diri.
Oleh sebab itu, kualitas air harus terus dijaga melalui pengelolaan yang sesuai standar kesehatan, seperti penggunaan desinfektan dan pembersihan rutin.
Lebih lanjut, Ismed menegaskan pengelola kolam renang memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan keamanan fasilitas yang mereka operasikan. Hal ini mencakup pemeliharaan kualitas air serta pemberian informasi kepada pengunjung terkait aturan penggunaan kolam.
“Pengelola kolam renang itu pasti sudah mengantisipasi. Itu menjadi kewajiban mereka ketika menyelenggarakan pelayanan publik seperti kolam renang,” jelasnya.
Selain peran pengelola, ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan diri.
“Pengunjung diimbau untuk mandi sebelum dan sesudah berenang, serta menghindari penggunaan kolam apabila sedang mengalami penyakit menular, terutama yang berkaitan dengan kulit,” pungkasnya.
Dengan langkah pencegahan yang tepat, Dinkes Samarinda berharap masyarakat tetap dapat menikmati fasilitas kolam renang dengan aman tanpa meningkatkan risiko penyebaran penyakit selama masa libur panjang
