Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Karhutla Samarinda Belum Mereda, 347 Kejadian Tercatat hingga Awal November

    November 2, 2026

    BMKG Catat 45 Hari Tanpa Hujan di Kukar, Ini Prakiraan Awal November

    November 2, 2026

    Tak Terima Dana Tunai, Samarinda Bakal Kebagian Peralatan hingga BBM dari Banpres Karhutla

    November 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Kadar Klorida Naik, Perumdam Samarinda Atur Jam Operasional IPA
    Pemerintah

    Kadar Klorida Naik, Perumdam Samarinda Atur Jam Operasional IPA

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaAgustus 26, 2026Updated:Oktober 5, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Asisten Manajer Humas Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Cevi Wahyudi, saat memberikan keterangan terkait penyesuaian jam operasional IPA akibat peningkatan kadar klorida air baku di Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Rabu, 26/8/2026. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Intrusi air laut yang masuk ke Sungai Mahakam mulai berdampak terhadap operasional sejumlah instalasi pengolahan air (IPA) milik Perumdam Tirta Kencana Samarinda.

    Kondisi tersebut membuat Perumdam melakukan penyesuaian jam operasional produksi untuk menjaga kualitas air baku yang akan diolah dan didistribusikan kepada masyarakat.

    Asisten Manajer Humas Perumdam Tirta Kencana Samarinda Cevi Wahyudi mengatakan, pengaturan operasional dilakukan setelah kadar klorida pada air baku mengalami peningkatan.

    “Kalau misalnya 250 kita bisa produksi. Tapi kalau di atas itu, kita stop produksi,” ujar Cevi saat ditemui di Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Rabu, 26 Agustus 2026.

    Ia menjelaskan, sebelumnya pengaturan jam operasional telah dilakukan pada IPA Pulau Atas, Palaran, dan Baqa. Kini, peningkatan kadar klorida juga mulai terpantau di IPA Selili dan Sungai Kapih.

    Meski demikian, penghentian produksi tidak dilakukan secara permanen. Petugas Perumdam terus melakukan pengecekan kadar klorida secara berkala untuk menentukan kapan produksi dapat kembali dijalankan.

    “Setiap satu jam dicek. Kalau misalnya turun, kita siap produksi,” jelasnya.

    Menurut Cevi, peningkatan kadar klorida berkaitan dengan kondisi pasang air laut. Saat air laut pasang, intrusi dapat bergerak lebih jauh ke Sungai Mahakam dan memengaruhi kualitas air baku yang digunakan dalam proses produksi.

    Dalam kondisi kadar klorida masih berada di bawah ambang yang ditetapkan, produksi tetap berjalan. Namun, ketika kadar melewati batas 250, operasional akan dihentikan sementara hingga hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi kembali memungkinkan untuk produksi.

    Cevi menegaskan, kondisi tersebut tidak berarti kapasitas produksi air mengalami penurunan. Menurutnya, ketika IPA beroperasi, debit produksi masih berjalan seperti kondisi normal. Penyesuaian yang dilakukan saat ini lebih pada durasi atau jam operasional.

    “Untuk saat ini masih seperti biasa, cuma jam operasionalnya berkurang,” katanya.

    Sebagai langkah antisipasi apabila terjadi pengurangan pelayanan air kepada masyarakat, Perumdam juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda. Nantinya, distribusi air bagi warga terdampak akan dilakukan melalui sejumlah titik penampungan.

    Cevi menyebut terdapat beberapa skema terminal air, mulai dari terminal IPA yang berada di fasilitas terdekat, terminal umum yang disiapkan pihak kelurahan, hingga terminal mandiri yang memanfaatkan sumur bor masyarakat di lokasi terdekat.

    Namun, pendistribusian air akan dilakukan berdasarkan data dari BPBD. Data tersebut menjadi acuan Perumdam dalam menentukan wilayah dan masyarakat yang membutuhkan suplai air.

    Sementara itu, kondisi berbeda terjadi pada produksi Samaqua. Cevi memastikan produksi air kemasan tersebut tidak terdampak intrusi air laut dan masih berjalan normal.

    “Untuk Samaqua sendiri tidak terdampak. Tetap kita produksi karena tidak berpengaruh sama air asin,” pungkasnya.

    Perumdam Tirta Kencana juga akan menyampaikan informasi mengenai perkembangan pelayanan dan pengaturan jam operasional melalui kanal informasi resmi serta berkoordinasi dengan BPBD Samarinda.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    BMKG Catat 45 Hari Tanpa Hujan di Kukar, Ini Prakiraan Awal November

    November 2, 2026

    Tak Terima Dana Tunai, Samarinda Bakal Kebagian Peralatan hingga BBM dari Banpres Karhutla

    November 2, 2026

    Pemprov Kaltim Matangkan Tata Kelola Sangkulirang-Mangkalihat

    Oktober 30, 2026

    Bantuan untuk Warga Miskin Kaltim Perlu Disesuaikan dengan Mata Pencaharian

    Oktober 29, 2026

    DLH Kaltim Kejar Sinkronisasi KLHS dan Revisi RTRW

    Oktober 29, 2026

    Benih Tanpa Sertifikasi Terancam Tak Bisa Diedarkan di Kaltim

    Oktober 27, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Karhutla Samarinda Belum Mereda, 347 Kejadian Tercatat hingga Awal November

    AminahNovember 2, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Samarinda masih terus terjadi. Hingga…

    BMKG Catat 45 Hari Tanpa Hujan di Kukar, Ini Prakiraan Awal November

    November 2, 2026

    Tak Terima Dana Tunai, Samarinda Bakal Kebagian Peralatan hingga BBM dari Banpres Karhutla

    November 2, 2026

    Perkuat Mitigasi Bencana, Kecamatan Samarinda Utara Sosialisasikan Prosedur dan Jalur Evakuasi

    November 2, 2026

    Pemkot Samarinda Matangkan Pengisian Sembilan Jabatan Strategis, BKPSDM Fokus Pemetaan Talenta ASN

    November 2, 2026
    1 2 3 … 3,421 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.