Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pusat Layanan Gedung Pandurata Jadi Rawat Inap Baru RSUD AWS

    July 26, 2026

    Kebutuhan Pokok Samarinda 90 persen Masih Dipasok dari Luar, Dorong Inflasi Jadi 3,53 Persen

    July 26, 2026

    Bukan Sekadar Lari, Euforia Bhayangkara Run Bikin Peserta Ingin Kembali

    July 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Jangan Remehkan Genangan Kecil, DPRD Kaltim Peringatkan Risiko DBD
    DPRD Kaltim

    Jangan Remehkan Genangan Kecil, DPRD Kaltim Peringatkan Risiko DBD

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 4, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) dr. Andi Satya Adi Saputra.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Saat hujan turun dan udara makin lembap ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) juga mengintai. Dokter Andi Satya Adi Saputra, Anggota DPRD Kalimantan Timur memberikan peringatan tegas kepada masyarakat. “November adalah bulan yang rawan untuk DBD.”

    Teks: Ilustrasi genangan air.

    Menyambut musim basah ini, ia menekankan pentingnya langkah-langkah preventif sederhana yang efektif melawan DBD. Setiap tetes air yang tertinggal di rumah bisa menjadi “sarang kecil” yang siap diambil alih oleh nyamuk Aedes aegypti, sang pembawa virus.

    Siapa sangka, kaleng bekas atau pot bunga di sudut rumah bisa berubah menjadi “pabrik nyamuk” saat musim hujan? Andi Satya mengimbau masyarakat untuk rutin menguras tempat-tempat yang mudah menampung air.

    “Jangan remehkan genangan kecil seperti ember, vas, atau penampung air kecil lainnya bisa jadi sarang nyamuk,” tegasnya, Sabtu (2/11/2024). Langkah-langkah sederhana seperti ini dapat berdampak besar dalam menghambat perkembangbiakan nyamuk.

    Selain itu, peran komunitas sekitar sangatlah penting. Pemberdayaan kelompok lingkungan atau kader kesehatan dapat membantu mengingatkan warga, terutama di daerah-daerah yang rentan DBD, untuk rutin membersihkan area sekitar rumah mereka. Semangat gotong royong inilah yang membuat tindakan kecil seperti ini berdampak besar dalam mencegah DBD.

    Tentu saja, mencegah nyamuk tidak cukup hanya dari luar rumah. Di dalam rumah, Andi Satya menyarankan masyarakat untuk menggunakan lotion atau semprotan nyamuk secara teratur, terutama di malam hari. Memasang kelambu atau jaring pada jendela juga merupakan tindakan pencegahan sederhana yang efektif.

    “Dengan kelambu dan jaring, kita bisa melindungi anak-anak dan keluarga dari gigitan nyamuk,” jelas Andi.

    Ini bukan hanya soal kenyamanan tidur, tetapi juga perlindungan dari risiko penyakit. Dengan memasang perlindungan ini, risiko tertular DBD di dalam rumah dapat ditekan seminimal mungkin.

    Andi Satya menekankan bahwa pencegahan DBD membutuhkan upaya kolektif, bukan hanya individu. Ia berharap masyarakat dan pemerintah bisa bersinergi, terutama dalam hal kebersihan lingkungan. Kampanye penyuluhan oleh pemerintah dan kolaborasi masyarakat dapat mengoptimalkan pencegahan penyebaran DBD.

    “DBD ini masalah kita bersama, jadi gotong royong adalah kuncinya. Masyarakat perlu aktif dan pemerintah perlu hadir mendukung,” tegasnya. Ia juga mendorong diadakannya penyuluhan rutin dan pembersihan lingkungan secara massal, agar ancaman DBD bisa ditekan lebih efektif.

    Menjaga kebersihan bukan hanya untuk kesehatan hari ini, tapi juga investasi bagi generasi berikutnya. Lingkungan yang bersih tak hanya mengusir DBD, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi penyakit lain yang terkait dengan lingkungan. “Jika kita ingin anak-anak kita hidup di lingkungan yang sehat, kita perlu mulai dari diri sendiri,” kata Andi.

    Masyarakat diimbau untuk mulai dari tindakan kecil seperti menguras bak mandi atau menutup penampung air.

    Di saat masyarakat bahu-membahu menjaga kebersihan, ancaman nyamuk pun bisa ditekan. Mencegah lebih baik daripada mengobati.

    “Saatnya melawan nyamuk dan DBD dengan langkah-langkah sederhana, demi kesehatan bersama,” tutupnya.

    Andi Satya Adi Saputra DBD DPRD Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    July 22, 2026

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    July 21, 2026

    Jembatan Mahakam Ulu Dikeluhkan Pengguna Jalan, DPRD Pastikan Masuk Agenda Pembahasan

    July 20, 2026

    PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan

    July 20, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Mandek, Pengamat: Diduga Sengaja Diulur hingga Publik Lelah

    July 18, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Payung Hukum Pengelolaan Sumur Tua

    July 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pusat Layanan Gedung Pandurata Jadi Rawat Inap Baru RSUD AWS

    Nur AjijahJuly 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Gedung Pandurata akan difungsikan sebagai pusat layanan rawat inap baru RSUD Abdul…

    Kebutuhan Pokok Samarinda 90 persen Masih Dipasok dari Luar, Dorong Inflasi Jadi 3,53 Persen

    July 26, 2026

    Bukan Sekadar Lari, Euforia Bhayangkara Run Bikin Peserta Ingin Kembali

    July 26, 2026

    Meski Berat dan Merepotkan, Tumbler Tetap Jadi Andalan Anak Muda Saat Beraktivitas

    July 26, 2026

    Dikiranya Keren, Ternyata Jurusan Kuliah Favorit Orang Indonesia Ini Malah Dibuang oleh China

    July 26, 2026
    1 2 3 … 3,240 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.