Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Jadi Pemateri Pelatihan Jurnalistik JMSI, Nidya Listiyono Pesankan Wartawan Terus Belajar
    DPRD Kaltim

    Jadi Pemateri Pelatihan Jurnalistik JMSI, Nidya Listiyono Pesankan Wartawan Terus Belajar

    LarasBy LarasJuli 17, 2024Updated:Juli 17, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kaltim Nidya Listiyono
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Nidya Listiyono menjadi pemateri dalam Pendidikan dan Pelatihan Jurnalistik Angkatan I Tahun 2024 yang diinisiasi oleh Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Rabu (17/7/2024).

    Nidya menyampaikan materi terkait Spirit dan Etika Jurnalistik. Dalam materi tersebut, ia menjabarkan wartawan terbagi menjadi dua, yakni wartawan biasa dan wartawan luar biasa.

    Wartawan biasa, politikus Partai Golkar ini melanjutkan, merupakan wartawan yang hanya mencari isu, mewawancarai narasumber dan membuat beritanya. Untuk wartawan luar biasa, mereka akan terus mengasah kemampuan menulis dan menggali isu di lapangan.

    “Kalau berteman dan membaca orang hebat, maka di alam bawah sadar akan merekamnya dan secara kualitas tulisan itu ada ruhnya,” ujarnya di Ruang Rapat MSI Group, S Cafe Lantai II, Samarinda.

    Ketua Pakar JMSI Provinsi Kaltim itu menyampaikan saat ini semua orang sudah mampu menjadi jurnalis. Dicontohkannya, masyarakat berbondong-bondong membuat media sosial dan menggunakannya untuk memberikan informasi.

    “Semua sudah bisa nge-Youtube. Mereka bikin video, sampaikan informasi di sana. Lewat Instagram bisa, Facebook bisa. Semua sudah bisa berjurnalistik,” jelasnya.

    Dalam 9 elemen jurnalistik, dirinya lebih menekankan terkait poin yang berbunyi bahwa jurnalistik harus mampu memikat sekaligus relevan. Artinya, wartawan ketika menjalankan tugasnya harus mampu memikat dengan tulisannya, memikat narasumbernya dan harus relevan memberitakannya.

    Nidya menayangkan sebuah video singkat yang berisikan tentang gambaran inovasi melalui filosofi botol. Botol yang diisi air minum, memiliki harga ribuan rupiah. Botol berisi jus buah, memiliki harga puluhan ribu.

    Sedangkan, botol berisi parfum bisa berharga jutaan rupiah. Botol berisi air comberan sudah pasti dibuang karena tidak memiliki nilai. Dari filosofi botol tersebut, bisa diambil pembelajaran bahwa apapun tempatnya, yang membedakan hanya isinya.

    “Umur itu seperti es batu. Digunakan, tidak digunakan es batu akan mencair. Maka, pastikan untuk menggunakan sisa usia yang ada untuk melakukan kebaikan,” isi kutipan dalam video tersebut.

    Pria yang belakangan ini menjadi mengajar di Universitas Mulawarman itu menegaskan terkait memperdalam skill dan memegang teguh intergitas. Skill dalam dunia jurnalistik sangat diperlukan guna menunjang penulisan. Sedangkan intergitas yang teguh akan membuat wartawan bekerja dengan hati dan menjaga Kode Etik Jurnalistik.

    “Kalau bekerja senilai Rp3 juta tetapi malas-malasan, dengan nilai Rp2 juta. Maka Rp1 jutanya akan diambil oleh Allah melalui musibah, ban bocor, pacar diambil. Tapi kalau bekerja digaji Rp3 juta, bekerjanya seperti Rp5 juta. Maka Allah balas sisanya dengan kebaikan lainnya,” ungkapnya.

    Melalui kebiasaan suksesnya dikutip dari Stepgen Covey, Nidya menjelaskan delapan poin. Pertama, jadilah proaktif. Bagaimana caranya menjadi pribadi yang aktif dan terus mengasah kemampuan komunikasi. Kedua, mulailah dengan tujuan akhir dipikirkan. Disarankannya, agar sudah memiliki gambaran akhir dari apa yang dilakukan.

    Ketiga, dahulukan yang utama. Artinya, mengetahui prioritas tugas. Keempat, berpikir menang-menang. Di mana kesuksesan hanya memikirkan menang walaupun terjadi ratusan kekalahan. Kelima, berusaha mengerti sebelum dimengerti. Memahami bagaimana manusia ingin dimengerti.

    “Keenam, mewujudkan sinergi atau kerja sama yang kreatif. Ketujuh, asahlah gergaji. Kita harus bersiap dulu, mengasah kemampuan kita sebelum bertempur di lapangan, iya kan? Terakhir, menggali dan menemukan potensi,” kata Nidya.

    Terakhir, ia berpesan agar wartawan terus belajar. Belajar tidak hanya di sekolah. Belajar bisa di mana saja. Apapun bidang yang dipelajari akan menberikan manfaat bagi diri sendiri dan masyarakat banyak.

    DPRD Kaltim Nidya Listiyono Pelatihan Jurnalistik JMSI Wartawan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Pemprov Kaltim Apresiasi DPRD, Pokok Pikiran Dewan Dinilai Penting dalam Perencanaan Pembangunan 2027

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Andika SaputraMaret 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menyoroti belum terbitnya rekomendasi penunjukan Penjabat (Pj)…

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026
    Our Picks

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.