Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    Oktober 16, 2026

    Sekda Samarinda Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

    Oktober 15, 2026

    Rinda Wahyuni Apresiasi Inovasi DP2KB Samarinda, Program Kesehatan Tetap Berjalan Tanpa Anggaran

    Oktober 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Harga Ayam Tembus Rp55 Ribu, Pedagang Samarinda Keluhkan Kenaikan dan Minim Pembeli
    Samarinda

    Harga Ayam Tembus Rp55 Ribu, Pedagang Samarinda Keluhkan Kenaikan dan Minim Pembeli

    Andika SaputraBy Andika SaputraMaret 18, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Dagangan Ayam milik Mba Dian pedagang Pasar Pagi Samarinda (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Harga ayam potong di sejumlah pasar tradisional di Samarinda mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idulfitri. Kondisi ini dikeluhkan pedagang karena tidak diimbangi dengan peningkatan jumlah pembeli.

    Seorang pedagang ayam di Pasar Pagi Samarinda, Dian mengatakan harga ayam saat ini berada di kisaran Rp32.500 per kilogram. Ia menyebut kenaikan terjadi dalam beberapa hari terakhir menjelang Lebaran.

    “Sekarang Rp32.500 per kilo. Kemarin masih Rp31.000, naik sekitar Rp2.000,” ujarnya.

    Menurutnya, harga tersebut merupakan harga modal, sehingga untuk satu ekor ayam ia menjual sekitar Rp50 ribu.

    Namun, dengan kondisi pasar yang belum terlalu ramai penjualan justru menjadi tidak maksimal.

    “Modalnya saja sudah Rp65.000 untuk dua kilo, tapi jualnya kadang tidak laku,” jelasnya.

    Ia mengungkapkan kenaikan harga ayam menjelang Lebaran memang terjadi setiap tahun, namun kali ini dirasa cukup memberatkan karena pembeli belum banyak.

    “Biasanya memang naik tiap Lebaran, tapi sekarang pembelinya belum terlalu ada,” katanya.

    Dian juga menyebut harga ayam sebelum puasa berada di kisaran Rp25 ribu hingga Rp27 ribu per kilogram. Kenaikan saat ini dinilai cukup signifikan dibandingkan harga normal.

    “Kalau hari biasa itu Rp25.000 sampai Rp27.000, sekarang sudah jauh naik,” ujarnya.

    Selain itu, ia mengaku sempat kesulitan mendapatkan stok terutama untuk ayam jenis tertentu seperti ayam telur putih yang sempat kosong di pasaran.

    “Kadang kosong juga, memang setiap mau Lebaran seperti itu,” tambahnya.

    Menurutnya, kondisi pasar saat ini juga memengaruhi penjualan. Ia menilai jumlah pembeli di pasar belum seramai sebelumnya sehingga pedagang harus mencari cara agar dagangan tetap terjual.

    “Sekarang pembelinya belum terlalu ramai, jadi kita agak bingung juga jualnya,” ungkapnya.

    Dian menambahkan, dirinya mendapatkan pasokan ayam dari Pasar Kedondong Kelurahan Karang Asam Sungai Kunjang, yang turut mengalami kenaikan harga dari pihak pemasok.

    Sementara itu, pedagang ayam di Pasar Baqa Samarinda Seberang Purnomo, juga menyampaikan hal serupa bahwa harga ayam mengalami kenaikan cukup tinggi dalam waktu singkat.

    “Naiknya bisa sampai Rp10 ribu per kilo,” ujarnya.

    Ia menyebut harga ayam saat ini sudah mencapai sekitar Rp55 ribu per kilogram padahal sebelumnya berada di kisaran Rp48 ribu.

    “Sekarang sudah Rp55.000, padahal sebelumnya sekitar Rp48.000,” jelasnya.

    Menurut Purnomo, kenaikan harga terjadi secara bertahap dan sulit diprediksi karena bergantung pada kebijakan dari pemasok.

    “Kenaikannya tidak bisa dipastikan, kadang per hari juga bisa naik,” katanya.

    Ia memperkirakan harga ayam masih berpotensi mengalami kenaikan dalam beberapa hari ke depan menjelang Lebaran.

    “Mungkin masih bisa naik lagi sekitar Rp2.000,” ujarnya.

    Meski demikian, ia berharap harga ayam dapat kembali normal seperti tahun-tahun sebelumnya agar tidak memberatkan pedagang maupun pembeli.

    “Harapannya semoga bisa kembali normal lagi seperti dulu,” tutupnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    AminahOktober 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim)…

    Sekda Samarinda Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

    Oktober 15, 2026

    Rinda Wahyuni Apresiasi Inovasi DP2KB Samarinda, Program Kesehatan Tetap Berjalan Tanpa Anggaran

    Oktober 15, 2026

    Sekda Samarinda Tekankan Integritas di Bangku Sekolah

    Oktober 15, 2026

    Momok Antrean BBM, Andi Harun Minta Distribusi Diawasi

    Oktober 15, 2026
    1 2 3 … 3,388 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.