Insitekaltim, Samarinda – Suasana panasnya kampanye Pilgub Kaltim 2024 berbanding terbalik dengan kondusivitas yang terasa di dua titik utama Samarinda, Jumat (23/11/2024). Plt Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso hadir langsung memantau jalannya Kampanye Akbar dua Paslon di lokasi berbeda.

Paslon nomor urut 01, Isran Noor-Hadi Mulyadi menggelar kampanye di Stadion Segiri Samarinda, sementara Paslon nomor urut 02, Rudy Mas’ud-Seno Aji, mengambil tempat di Gelora Kadrie Oening Sempaja. Kedua titik ini hanya berjarak lima kilometer, tetapi keselarasan dalam menjaga ketertiban membuat suasana seperti pesta rakyat yang damai.
“Di atas segalanya, yang paling penting adalah situasi yang kondusif. Saya lihat tadi di dua titik ini, alhamdulillah, suasana benar-benar seperti pesta demokrasi, aman dan tertib,” ujar Rusmadi yang wajahnya sumringah.

Rusmadi mengapresiasi antusiasme warga yang tetap menjaga ketenangan di tengah semaraknya kampanye. Baginya, ini adalah bukti bahwa warga Samarinda sudah matang dalam berdemokrasi.
“Mudah-mudahan ini memberikan spirit untuk nanti tanggal 27 November. Warga Samarinda ini sudah well-educated, terdidik, sehingga datang ke TPS pun tetap dalam suasana tenang,” harapnya.
Tidak hanya bicara soal keamanan, Rusmadi juga menaruh perhatian besar pada partisipasi masyarakat dalam Pilkada. Menurutnya, legitimasi seorang pemimpin akan lebih kuat jika didukung oleh partisipasi yang tinggi dari masyarakat.
“Siapapun yang terpilih, tanpa tingkat partisipasi yang tinggi, legitimasi itu rasanya kurang paripurna lah. Melihat antusiasme masyarakat di dua titik ini, saya optimis semangat ini akan berlanjut hingga hari pemungutan suara,” ujarnya.
Ketika ditanya soal status Kalimantan Timur yang masuk lima besar daerah rawan Pilkada, Rusmadi tak menampik kekhawatiran tersebut. Namun, ia bersyukur Samarinda berhasil membuktikan bahwa kedewasaan demokrasi dapat meredam potensi konflik.
“Awalnya saya khawatir. Dua titik dengan jarak lima kilometer bisa jadi potensi rawan. Tapi alhamdulillah, sampai saat ini semua aman. Kita doakan agar situasi ini terus terjaga hingga Pilkada selesai,” tuturnya.
Memasuki masa tenang mulai esok hari, Rusmadi mengimbau masyarakat, Paslon, tim sukses dan partai politik untuk benar-benar memanfaatkan waktu ini sebagai momen cooling down.
“Kampanye sudah selesai. Semua kerja keras, ikhtiar dan strategi telah dilakukan. Minggu tenang ini adalah waktu untuk menyejukkan suasana, tidak lagi memperkeruh keadaan,” katanya.
Ia juga menegaskan pentingnya membersihkan alat peraga kampanye di seluruh wilayah Samarinda. Bahkan, pemerintah kota sudah mengeluarkan surat edaran agar bisa saling mengingatkan untuk berpartisipasi menggunakan hak pilih pada 27 November mendatang.
“Pilkada ini harus menjadi pesta yang gembira. Mari kita pastikan semuanya berjalan damai, aman dan jangan lupa menggunakan hak suara,” pungkas Rusmadi.
Dengan suasana aman yang terlihat di dua titik kampanye akbar, Samarinda menunjukkan bahwa perbedaan pilihan tidak menjadi alasan untuk memecah belah masyarakat. Sebaliknya, ini menjadi bukti bahwa kedewasaan demokrasi bisa terwujud di tengah keberagaman.
Pilkada bukan hanya soal memilih pemimpin, tapi juga menjaga harmoni. Samarinda telah memberi contoh, tinggal menunggu hasilnya pada 27 November mendatang.
