Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Soroti Masalah Lahan Jalan Pelita Merdeka, Administrasi Dinilai Tak Tuntas

    Oktober 16, 2026

    Kenali Inseminasi Buatan, Cara Meningkatkan Kualitas Keturunan Sapi

    Oktober 16, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Tertinggi Rp3.542 per Kilogram

    Oktober 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Guru PJOK Bentuk Tim Kreatif dan Mandiri Susun LKS
    Diskominfo Bontang

    Guru PJOK Bentuk Tim Kreatif dan Mandiri Susun LKS

    AdminBy AdminOktober 7, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Tri Ayuningsih guru PJOK Bontang memberikan keterangan presnya pada awak media di Aula Autis Center.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Mohammad-Editor: Redaksi

    Insitekaltim,Bontang– Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) Tri Ayuningsih melakukan inovasi dalam Proses pembelajaran jarak jauh (PJJ). Menurutnya, guru PJOK Bontang memiliki komunitas mandiri yang kompak dan kreatif.

    Dalam acara proses pembuatan LKS untuk SD yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Komunitas Guru PJOK Bontang meminta untuk menyusunnya sendiri secara terpisah.

    “Kami berharap kepada Disdikbud Bontang untuk mengabulkan permintaan kami. Guru PJOK Bontang sepakat untuk membuat LKS sendiri secara terpisah,” ungkap Ayu kepada insitekaltim.com di Aula Autis Center Bontang, Rabu(7/10/2020).

    Menurut guru yang biasa dipanggil Ayu ini, materi PJOK berbeda dengan dengan mata pelajaran yang lain. Dimana dalam PJOK ini terdapat materi dan keterampilan motorik (praktik).

    “Yang kami temukan di lapangan untuk kelas 1 dan 2 negeri masih dipegang guru kelas, bukan guru PJOK. Kami khawatir materi yang disampaikan tidak sesuai dengan materi PJOK,” papar Guru PJOK SDN 008 Bontang Utara ini.

    Selama ini Komunitas Guru PJOK Bontang yang terdiri dari kelas 1 sampai kelas 6 sudah membuat video yang mempermudah siswa dalam PJJ.

    “Kami sudah membuat video pembelajaran di youtube channel. Kami berharap anak didik bisa mengambil atau mengunduh hanya di channel youtube kami,” kata Ayu.

    Menurut Ayu, dalam PJJ banyak siswa dan orang tua mengalami kesulitan dalam praktik materi PJOK. Di antaranya seperti, praktik renang yang membutuhkan tempat renang atau kolam renang. Apalagi kondisi pandemi seperti ini belum tentu pemilik kolam renang mengizinkan.

    “Banyak kendala yang dialami siswa seperti kurangnya sarana dan prasarana. Contoh siswa yang tidak memiliki bola kasti. Kami menyuruh siswa tersebut untuk membuat dari kertas yang digulung berbentuk bola kasti. Sedangkan alat pemukulnya bisa dari ranting kayu,” kata Ayu.

    Ayu juga rajin mengunjungi para siswanya, menanyakan kendala yang di hadapi siswa selama proses PJJ. Dia tidak memberatkan kepada siswanya untuk melakukan penugasan PJOK.

    “Kami secara intensif mengunjungi siswa ke rumah masing-masing, berdiskusi dengan orang tua agar mengetahui kendala apa yang dihadapi siswa,” tambah Ayu.

    Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang Saparudin mengatakan akan memberikan ruang kepada guru PJOK untuk menyusun LKS sendiri.

    “Kami memberikan ruang kepada guru PJOK menyusun LKS sendiri, bagi kami tidak menjadi masalah dalam pembuatannya,” kata Saparudin.

    Kadisdikbud Bontang Saparudin-Disdik Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Disdikbud Kaltim Dorong Seniman Masuk Sekolah, Karya Seni Lokal Diusulkan Masuk Museum

    Oktober 13, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    Kebijakan Tak Naik Kelas Berisiko Tekan Siswa, Disdikbud Kaltim Khawatir Siswa Enggan Sekolah

    Oktober 12, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Soroti Masalah Lahan Jalan Pelita Merdeka, Administrasi Dinilai Tak Tuntas

    Ratu ArifanzaOktober 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda Samri Shaputra menyoroti persoalan administrasi pembebasan…

    Kenali Inseminasi Buatan, Cara Meningkatkan Kualitas Keturunan Sapi

    Oktober 16, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Tertinggi Rp3.542 per Kilogram

    Oktober 16, 2026

    Sri Puji Ungkap Kendala Pendidikan Loa Kumbar, dari MBG hingga Tunjangan Guru

    Oktober 16, 2026

    Perkara Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar, Saksi Ungkap Verifikasi Izin Hanya Periksa Administrasi

    Oktober 16, 2026
    1 2 3 … 3,389 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.