Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Gubernur Tegaskan Kaltim Tidak Ada Mafia Tanah. Konflik dengan Perusahaan Lebih Dominan
    Diskominfo Kaltim

    Gubernur Tegaskan Kaltim Tidak Ada Mafia Tanah. Konflik dengan Perusahaan Lebih Dominan

    SittiBy SittiSeptember 25, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Kanwil BPN Kaltim Asnaedi saat wawancara di Kanwil BPN Kaltim, Senin (25/9/2023)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor dalam Upacara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (Hantaru) Ke-36 di Kanwil BPN Kaltim, Senin (25/9/2023) menegaskan bahwa Kaltim masih bersih dari mafia tanah.

    “Di Kaltim sampai saat ini tidak ada mafia tanah,” ungkap Isran

    Kepala Kantor Wilayah Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kalimantan Timur Asnaedi juga turut memberikan pandangan yang sejalan dengan pernyataan Gubernur. Menurutnya, Kaltim belum memerlukan perhatian khusus terkait mafia tanah dan hingga saat ini belum ada bukti konkret yang mengindikasikan keberadaan mafia tanah di wilayah ini.

    “Di Kaltim masih banyak tanah, jadi belum perlu. Jadi sejauh ini tidak ada mafia tanah,” ungkap Asnaedi saat wawancara usai Upacara Hantaru di Kanwil BPN Kaltim, Senin (25/9/2023).

    Asnaedi menjelaskan bahwa di Kaltim, masalah yang lebih umum terjadi adalah konflik antara perusahaan dan masyarakat, bukan mafia tanah. Biasanya, konflik ini berkaitan dengan klaim atas lahan yang bisa melibatkan negosiasi berulang antara perusahaan dan masyarakat.

    “Biasanya konflik perusahan dengan masyarakat, mungkin dulu perusahan sudah membayar ke pihak lain terus ada lagi pihak yang menyatakan bahwa itu haknya. Jadi perusahaan harus berulang-ulang melakukan negosiasi dengan masyarakat,” tuturnya.

    Dilansir dari Diskominfo Provinsi Kaltim, Februari 2023 terdata 31 konflik lahan, antara lain Konflik perusahaan dengan masyarakat, tumpang tindih Ijin/peruntukan lahan, okupasi lahan oleh masyarakat, tuntutan masyarakat untuk pengembalian lahan dan ganti rugi lahan.

    Sementara itu, Kanwil BPN Kaltim telah menetapkan target operasi setiap tahun, dan saat ini mereka bekerja sama dengan pihak kepolisian dan kejaksaan untuk menyelidiki apakah kasus-kasus tertentu masuk dalam kriteria mafia tanah.

    “Kita sedang menyelidiki bersama-sama dengan polda, kejaksaan apakah ini masuk kreteria mafia tanah atau tidak,” ungkapnya.

    Dalam hal ini, terlihat bahwa Kaltim lebih dominan dengan konflik lahan yang melibatkan perusahaan-perusahaan daripada kasus mafia tanah yang terjadi di wilayah lain.

    Meskipun demikian, pihak berwenang tetap waspada dan bekerja sama dengan pihak kepolisian dan kejaksaan untuk memeriksa apakah ada indikasi tindakan ilegal dalam hal kepemilikan tanah.

    Asnaedi Hantaru Kanwil BPN
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026

    Satgas Pangan Polda Kaltim Pastikan Stok Aman, Tidak Ada Penimbunan Jelang Lebaran dan Nyepi

    Maret 17, 2026

    Disperindagkop Kaltim Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying LPG Jelang Lebaran

    Maret 17, 2026

    Jelang Idulfitri, Pemprov Kaltim Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    Andika SaputraApril 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih menunggu respons resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026

    Tiga Motor Terbakar di Dealer Yamaha Samarinda, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    April 12, 2026

    Masyarakat Jadi Kunci, Populasi Pesut Mahakam Mulai Tumbuh Perlahan

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,052 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.