Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Titik Panas Karhutla Kaltim Turun dari 600 ke 300, Asap Masih Bertahan

    Oktober 21, 2026

    Disdikbud Kaltim Siapkan PJJ Lagi Jika Asap Karhutla Memburuk, Kutim dan Berau Masih Belajar dari Rumah

    Oktober 21, 2026

    Status Darurat Karhutla Samarinda Dievaluasi, Pemkot Pantau Kualitas Udara dan Ketersediaan Air

    Oktober 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Genangan Bengkuring Lebih Cepat Surut, Lurah Dorong Tanggul dan Pompa Segera Dirampungkan
    Samarinda

    Genangan Bengkuring Lebih Cepat Surut, Lurah Dorong Tanggul dan Pompa Segera Dirampungkan

    RidhoBy RidhoMaret 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Lurah sempaja timur, Yuliani seusai giat peninjauan (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pembangunan kolam retensi di Perumahan Bengkuring, Kelurahan Sempaja Timur, Kota Samarinda, mulai memberikan dampak terhadap pengendalian banjir di kawasan tersebut. Meski sepanjang 2025 wilayah itu masih mengalami banjir sebanyak lima kali, durasi genangan air dilaporkan jauh lebih singkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

    Lurah Sempaja Timur Yuliani menyampaikan sebelum kolam retensi dibangun, air dapat menggenangi permukiman warga selama berhari-hari. Kini, meskipun hujan deras mengguyur, air lebih cepat surut.

    “Memang pada 2025 hampir lima kali terjadi banjir, tetapi durasinya lebih pendek dibandingkan kejadian sebelumnya. Ini salah satu dampak dari pembangunan kolam retensi di Bengkuring,” ujanya, Rabu, 4 Maret 2026.

    Ia menjelaskan, salah satu titik yang kerap terdampak cukup parah berada di sekitar pintu air Terong. Lokasi tersebut disebut menjadi jalur pertama masuknya air sekaligus titik terakhir air surut.

    “Kalau dulu bukan lagi hitungan jam, tetapi hari air itu menggenang. Seperti di dekat pintu air Terong, biasanya air pertama masuk dan terakhir keluar,” jelasnya.

    Menurut Yuliani, banjir di Bengkuring tidak semata-mata dipicu oleh tingginya curah hujan. Air juga dapat masuk melalui jalur darat dari wilayah utara, serta melalui anak Sungai Karang Mumus saat terjadi pasang. Oleh karena itu, pembangunan tanggul dinilai penting untuk menahan luapan air sungai agar tidak memasuki kawasan permukiman.

    Selain tanggul, keberadaan pompa air juga diperlukan guna mengoptimalkan fungsi kolam retensi. Saat ini pintu air telah terbangun, namun belum dapat difungsikan maksimal karena fasilitas pompa belum tersedia.

    “Dengan adanya tanggul diharapkan arus air dari sungai dapat dibendung agar tidak masuk ke permukiman. Sementara pompa berfungsi mengalirkan air yang masuk ke kolam retensi. Mudah-mudahan ini segera terealisasi,” tegasnya.

    Terkait isu pendangkalan kolam, Yuliani mengaku belum dapat memastikan kondisi tersebut karena pekerjaan masih berlangsung dan menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

    Ia berharap pembangunan kolam retensi beserta tanggul dan sarana pendukung lainnya dapat segera dirampungkan secara menyeluruh.

    “Sehingga banjir yang selama ini menjadi persoalan tahunan di Bengkuring dapat diminimalkan,” pungkasnya.

     

    Banjir Kolam Retensi Lurah Sempaja Timur Yuliani Perumahan Bengkuring
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Titik Panas Karhutla Kaltim Turun dari 600 ke 300, Asap Masih Bertahan

    AminahOktober 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penurunan jumlah titik panas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur…

    Disdikbud Kaltim Siapkan PJJ Lagi Jika Asap Karhutla Memburuk, Kutim dan Berau Masih Belajar dari Rumah

    Oktober 21, 2026

    Status Darurat Karhutla Samarinda Dievaluasi, Pemkot Pantau Kualitas Udara dan Ketersediaan Air

    Oktober 21, 2026

    Saefuddin Zuhri: Santri Harus Berilmu, Berakhlak, dan Siap Membawa Perubahan

    Oktober 21, 2026

    Disdukcapil Samarinda Dorong Peremajaan Perangkat KTP-el

    Oktober 21, 2026
    1 2 3 … 3,396 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.