Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sering Stres? Berenang Bisa Jadi Cara Sederhana Menenangkan Pikiran

    Juni 14, 2026

    Manfaat Gym untuk Kesehatan Tubuh, Tak Sekadar Membentuk Otot

    Juni 14, 2026

    Berenang Vs Lari, Mana yang Lebih Cepat Membakar Lemak Perut?

    Juni 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Bisnis»Gen Z Berbisnis, 2 Hari Kembali Modal
    Bisnis

    Gen Z Berbisnis, 2 Hari Kembali Modal

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJanuari 18, 2025Updated:Januari 18, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Seblak The Uma di Desa Makarti, Kabupaten Kutai Kartanegara.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Makarti – Menekuni dunia bisnis merupakan sebuah tantangan bagi generasi muda yang malu untuk mencoba. Namun, melalui dunia bisnis generasi muda akan memiliki mental yang lebih kuat dibanding sebelumnya.

    Hal ini dirasakan langsung oleh gadis kelahiran 2007 Anggi Nurmalasari, seorang pendiri Seblak The Uma yang saat ini masih duduk dibangku sekolah menengah kejuruan (SMK). Dirinya menyampaikan, mendirikan usaha sejak duduk dibangku sekolah merupakan sebuah kegiatan positif yang banyak mengubah dirinya.

    “Dari dulu mau jualan gitu cuma karena aku anaknya takut mikirnya gini, aku bisa masak cuma aku malu masakanku dicicipin orang gitu,” kata Anggi di kediamannya di Desa Makarti, Kabupaten Kutai Kartanegara pada Sabtu, 18 Januari 2025.

    Bahkan keinginannya untuk berjualan sudah datang sejak 2 tahun lalu, di tahun 2023. Setelah berhasil melawan rasa malunya selama 2 tahun, Anggi justru dapat mengembalikan modal usaha awal dalam 2 hari berjualan.

    “Pertama kali belanja itu 1 jutaan, modal pertama. Kita bisa kembalikan modal selama 2 hari. Rame, sering kehabisan,” ungkap Anggi.

    Saat pertama kali berjualan, Anggi mengaku tidak yakin ada pelanggan yang akan datang dan membeli. Namun, dirinya terus mengiklankan produknya melalui media sosial pribadinya sehingga banyak yang datang membeli.

    Selanjutnya, Anggi juga menyampaikan agar anak muda tidak malu untuk mencoba semua hal sebab tidak masalah bagaimana orang lain memandang generasi muda seperti apa. Terpenting adalah bagaimana generasi muda mampu melihat potensi diri.

    “Terus hal positif lainnya semenjak jualan, aku yang sebelum jualan ga ada kegiatan, banyak pikiran, stres, semenjak jualan kaya teralihkan ke kerjaan. Capek kerja aja, tidak ada waktu mikirin hal negatif,” ujarnya.

    Anggi juga mengharapkan agar ke depan usahanya akan semakin berkembang dan dikenal orang banyak serta dapat berkembang menjadi lebih baik lagi.

    Seblak The Uma, kata Anggi, buka setiap hari sekitar jam 11 siang usai menyiapkan bumbu masakan.
    “Buka Setiap hari, tapi kalau kita capek kita tutup,” paparnya diselingi tawa.

    Pelanggan yang datang beragam, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Bahkan, pelanggan tidak hanya datang dari Desa Makarti, tetapi juga Desa Prangat Selatan dan Desa Prangat Baru.

    “Banyak dari Marangkayu ( Sekitar Desa Sebuntal) juga. Jauh kan, takut berpengaruh ke kualitasnya. Jadi kalau mau bisa ke rumah saya,” imbuhnya.

    Sebagai informasi, Seblak The Uma yang menggunakan sistem prasmanan ini menarik tarif 1.000 – 3.000 per topping. Harga ini termasuk murah dibanding harga diperkotaan.

    “Kita sesuaikan yang kita beli, kita ambil untung ya ambil tapi tidak yang banyak banget karena yang penting habis. Kemudian banyak juga anak-anak gitu, anak kecil jadi kita sesuaikan juga,” jelas Anggi.

    Bisnis Gen Z Generasi Muda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Tak Lagi Soal Kesepian, Anak Muda Justru Nyaman Habiskan Waktu Sendiri

    Juni 13, 2026

    Bukan Musuhan, Banyak Orang Kini Memilih Mengurangi Lingkaran Pertemanan

    Juni 7, 2026

    Minimalis dan Personal Kian Diminati, Gen Z Mulai Tinggalkan Cincin Nikah Model Klasik

    Juni 7, 2026

    Biaya Hidup Naik, Gen Z Samarinda Tetap Setia Ngopi dan Nongkrong di Kafe

    Juni 4, 2026

    Fenomena Gen Z Belum Menikah di Usia Ideal, Realistis Jadi Prinsip

    Mei 24, 2026

    Berani Coba dan Tak Takut Gagal, Kunci Anak Muda Kembangkan Potensi Diri

    Februari 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sering Stres? Berenang Bisa Jadi Cara Sederhana Menenangkan Pikiran

    Nur AjijahJuni 14, 2026

    Di tengah padatnya aktivitas dan tekanan kehidupan sehari-hari, banyak orang mencari cara sederhana untuk meredakan…

    Manfaat Gym untuk Kesehatan Tubuh, Tak Sekadar Membentuk Otot

    Juni 14, 2026

    Berenang Vs Lari, Mana yang Lebih Cepat Membakar Lemak Perut?

    Juni 14, 2026

    Rita Widyasari Belum Buka Pintu Politik, Pilih Fokus Pulihkan Nama Baik

    Juni 14, 2026

    Turnamen Karate Jadi Laboratorium Nyata Mahasiswa IKIP PGRI Kaltim

    Juni 14, 2026
    1 2 3 … 3,144 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.