Insitekaltim, Samarinda – Profesi pengemudi ojek online menjadi salah satu pilihan pekerjaan yang dinilai lebih fleksibel dan menjanjikan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan penghasilan tambahan.
Salah satunya dirasakan Leni Anggraini (32), warga Samarinda Utara, yang kini mengandalkan pekerjaan sebagai pengemudi ojek online untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
“Lebih enak kerja ngojek, waktunya lebih fleksibel dibanding kerja rumahan,” ujarnya.
Sebelumnya, Leni bekerja sebagai asisten rumah tangga dengan penghasilan sekitar Rp1 juta per bulan. Namun, pekerjaan tersebut dinilai kurang memberikan keleluasaan waktu, terutama untuk mengurus anak.
Sejak beralih menjadi pengemudi ojek online, ia mengaku dapat mengatur waktu kerja lebih bebas, termasuk mengantar dan menjemput anak sekolah.
Selain fleksibilitas, peningkatan penghasilan juga menjadi alasan utama. Dalam sehari, Leni mampu memperoleh pendapatan berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp200 ribu. Dalam sebulan, penghasilannya bisa mencapai sekitar Rp3 juta.
“Kalau lagi ramai atau dapat tambahan dari pelanggan, bisa lebih,” katanya.
Meski demikian, pekerjaan tersebut tetap memiliki tantangan, seperti kondisi cuaca yang tidak menentu hingga persaingan antar pengemudi.
Di sisi lain, penghasilan Leni menjadi penting karena suaminya yang bekerja serabutan tidak memiliki pendapatan tetap. Hal ini membuatnya turut berperan sebagai penopang ekonomi keluarga.
Keberadaan ojek online pun dinilai membuka peluang kerja bagi masyarakat, khususnya perempuan, untuk tetap produktif sekaligus menjalankan peran dalam keluarga.

