Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rita Widyasari, Perusahaan Keluarga Sudah Berdiri Sebelum Saya Menjabat

    Juni 6, 2026

    Mesin Politik Dipanaskan, Gerindra Bulat Dukung Helmi Abdullah

    Juni 6, 2026

    Gratispol Internet Tembus 802 Desa, Pemprov Kaltim Kejar Listrik untuk 45 Desa Terpencil

    Juni 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Faisal: Kompetensi Jadi Fondasi Utama Bagi Wartawan
    Diskominfo Kaltim

    Faisal: Kompetensi Jadi Fondasi Utama Bagi Wartawan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaSeptember 8, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa etika merupakan pilar terpenting dalam membangun kompetensi wartawan. Penegasan itu disampaikan saat membuka kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Kaltim 2025 yang digelar di Ruang WIEK Diskominfo Kaltim, Senin, 8 September 2025.

    “Kompetensi itu ada tiga, yakni pengetahuan, keterampilan, dan etika. Dari ketiganya, etika harus menjadi dasar yang paling penting. Wartawan bisa saja hebat menulis atau pandai menggunakan teknologi, tapi tanpa etika, kepercayaan publik akan runtuh,” ujar Faisal di hadapan peserta UKW.

    Ia menekankan, etika bukan hanya kumpulan aturan formal, melainkan nilai yang wajib melekat pada setiap karya jurnalistik. Di era banjir informasi digital, wartawan dituntut bukan hanya cepat menyampaikan berita, tetapi juga memastikan setiap informasi akurat, berimbang, dan beretika.

    Menurut Faisal, media massa lokal memiliki posisi strategis sebagai infrastruktur pengetahuan sekaligus penguat demokrasi. Namun, posisi itu akan kehilangan makna jika jurnalis tidak mengedepankan nilai etika dalam menjalankan tugas. “Etika adalah kunci agar berita tidak sekadar menjadi informasi mentah, tetapi mampu memberi makna, mencerdaskan, dan membangun masyarakat,” tegasnya.

    Faisal juga mengapresiasi penyelenggara UKW Kaltim 2025 serta seluruh penguji yang hadir dan berkomitmen meningkatkan kualitas jurnalis daerah. Ia berharap, kegiatan ini menjadi momentum penting lahirnya wartawan yang bukan hanya kompeten secara teknis, tetapi juga berintegritas tinggi.

    “Pemerintah Provinsi Kaltim menyampaikan apresiasi tinggi kepada para pihak yang terlibat. Kami ingin melihat lebih banyak wartawan Kaltim yang naik kelas, bukan sekadar lulus ujian. Dengan pengetahuan, keterampilan, dan terutama etika yang kuat, mereka akan menjadi jurnalis kredibel, dipercaya publik, serta berdampak positif bagi pembangunan,” ungkap Faisal.

    Ia menambahkan, perkembangan teknologi komunikasi seharusnya mendorong wartawan untuk semakin bijak dalam menyaring informasi. Tantangan utama media saat ini bukan lagi kecepatan, melainkan menjaga kualitas dan kepercayaan publik. Di titik inilah, etika kembali menjadi kompas yang menuntun jurnalis agar tetap berada pada jalur kebenaran.

    Melalui UKW, Faisal berharap jurnalis Kaltim mampu menunjukkan profesionalisme sekaligus tanggung jawab sosial. Wartawan yang berkompeten tidak hanya piawai menulis, tetapi juga berani menolak praktik-praktik yang mencederai integritas profesi.

    “UKW bukan sekadar ujian. Ini adalah investasi untuk masa depan jurnalisme di Kaltim. Saya yakin, dengan etika sebagai fondasi, wartawan kita akan terus tumbuh menjadi garda terdepan demokrasi,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rita Widyasari, Perusahaan Keluarga Sudah Berdiri Sebelum Saya Menjabat

    R’syaJuni 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari mengatakan perusahaan keluarga yang kini…

    Mesin Politik Dipanaskan, Gerindra Bulat Dukung Helmi Abdullah

    Juni 6, 2026

    Gratispol Internet Tembus 802 Desa, Pemprov Kaltim Kejar Listrik untuk 45 Desa Terpencil

    Juni 6, 2026

    Perbedaan Susu Pasteurisasi dan Susu UHT yang Perlu Diketahui, Konsumen Jangan Salah Pilih

    Juni 6, 2026

    Pengembangan Perkara TPPU Bergulir, Rita Desak KPK Teliti Seluruh Fakta dan Dokumen

    Juni 6, 2026
    1 2 3 … 3,126 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.