Insitekaltim, Samarinda — Komunitas Emak-Emak Bugis Bersatu menggelar aksi penggalangan dana di sekitar simpang tiga lampu merah Jl. Cipto Mangunkusumo Samarinda Seberang.
Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap korban kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah di Muara Adang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim).
Pendiri sekaligus Ketua Koperasi Emak-Emak Bugis Bersatu Haslinda, mengatakan aksi kemanusiaan tersebut dilakukan sebagai wujud empati terhadap warga yang terdampak musibah.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk menggalang dana sebagai bentuk empati dan rasa kemanusiaan kepada saudara-saudara kita yang terkena musibah kebakaran di Muara Adang,” ujarnya saat diwawancara, Minggu, 8 Maret 2026.
Ia menjelaskan, kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu menghanguskan sekitar 35 rumah warga. Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa.
Menurut Haslinda, kegiatan penggalangan dana telah dilakukan selama lima hari dan melibatkan sejumlah relawan dari komunitas yang dipimpinnya.
“Hari ini merupakan hari kelima kami melakukan penggalangan dana. Alhamdulillah, rezeki yang terkumpul sudah bisa kami bawa dan serahkan langsung kepada saudara-saudara kita di sana,” katanya.
Bantuan yang diberikan sebagian besar berupa uang tunai. Hal tersebut dipilih karena kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak dinilai cukup beragam, terlebih di bulan Ramadan.
“Kalau sembako saya lihat sudah cukup banyak bantuan. Jadi kami memilih memberikan bantuan berupa uang supaya mereka bisa menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing,” jelasnya.
Penggalangan dana dilakukan di wilayah Samarinda Seberang setelah pihaknya terlebih dahulu meminta izin kepada pemerintah setempat, mulai dari kelurahan hingga Rukun Tetangga (RT).
Haslinda berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para korban kebakaran sekaligus menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang terlibat.
“Semoga apa yang kita lakukan ini bisa menjadi berkah dan manfaat bagi saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” pungkasnya.
