Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Kaltim Lirik Loa Lepu Jadi Titik Singgah Ekonomi Kerakyatan
    DPRD Kaltim

    DPRD Kaltim Lirik Loa Lepu Jadi Titik Singgah Ekonomi Kerakyatan

    SittiBy SittiJuli 18, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Salehuddin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Lonjakan lalu lintas di jalur Jongkang–Loa Lepu membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Melihat potensi itu, Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Salehuddin mendorong pengembangan Desa Loa Lepu sebagai kawasan kuliner dan titik singgah strategis bagi pelintas antara Tenggarong dan Samarinda.

    Usulan ini lahir dari aspirasi masyarakat yang melihat geliat ekonomi mulai tumbuh sejak dibukanya jalan tembus Jongkang yang memecah kepadatan arus di jalur utama. Arus kendaraan meningkat tajam, membuka peluang bagi UMKM untuk berkembang di wilayah tersebut.

    “Sejak akses jalan Jongkang tembus ke Samarinda dibuka, frekuensi kendaraan luar biasa. Masyarakat melihat ini sebagai potensi besar, dan mereka menyuarakan keinginan agar kawasan ini dikembangkan,” kata Salehuddin, Senin, 14 Juli 2025.

    Politikus Golkar dari Dapil Kutai Kartanegara (Kukar) ini menilai, pembangunan pusat kuliner di kawasan Loa Lepu tidak sekadar mendukung sektor ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari pemerataan pembangunan di daerah penyangga ibu kota provinsi.

    “Kalau dilihat dari pergerakan kendaraan dan lokasi yang strategis, Loa Lepu sangat cocok dijadikan titik singgah. Ini bisa jadi pemicu pertumbuhan ekonomi desa berbasis masyarakat,” tambahnya.

    Jalur alternatif Jongkang–Loa Lepu dinilai memberikan kenyamanan lebih bagi pengendara dibandingkan jalur lama. Waktu tempuh pun jauh lebih singkat dari sebelumnya satu jam menjadi sekitar 20 menit. Menurut Salehuddin, infrastruktur ini menjadi tulang punggung konektivitas antarwilayah yang mampu menggerakkan roda ekonomi.

    “Pemerintah desa harus bisa menangkap peluang ini. Kalau dimanfaatkan dengan baik, geliat ekonomi berbasis UMKM akan terasa sekali. Apalagi ibu-ibu rumah tangga dan pemuda sekarang banyak bergerak di sektor UMKM,” ujarnya.

    Pusat kuliner yang dimaksud bukan hanya deretan warung, melainkan ruang usaha yang terkelola dengan rapi, dilengkapi fasilitas pendukung dan dikelola oleh masyarakat setempat agar dampak ekonominya merata.

    Selain soal ekonomi, Salehuddin juga menyinggung soal pemecahan beban lalu lintas yang selama ini terpusat di jalur Tenggarong Seberang–Samarinda dan Tenggarong–Loa Janan. Kehadiran jalur baru melalui Loa Lepu terbukti memecah kepadatan dan mempercepat distribusi barang serta mobilitas warga.

    “Transportasi lancar, ekonomi bergerak. Ini prinsip dasar. Sekarang tinggal bagaimana Loa Lepu dikembangkan secara bertahap menjadi kawasan yang produktif,” ucapnya.

    Inisiatif dari pemerintah desa, kerja sama dengan pelaku usaha, dan dukungan teknis dari pemerintah daerah sangat penting agar gagasan ini tidak berhenti hanya sebagai wacana.

    “Saya siap bantu dari sisi kebijakan dan pengawalan anggaran di provinsi. Tapi inisiatif awal harus datang dari bawah, dari desa. Kalau desa bergerak, kita di provinsi tinggal dorong lebih kuat,” pungkasnya.

    Desa loa lepu Ekonomi Salehuddin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Pokir DPRD Kaltim Terancam Berkurang, DPRD Minta Aspirasi Masyarakat Tetap Diakomodasi

    April 2, 2026

    DPRD Kaltim Ingatkan WFH Tak Ganggu Pelayanan Publik, Soroti Potensi Kecemburuan ASN

    April 2, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    Andika SaputraApril 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih menunggu respons resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026

    Tiga Motor Terbakar di Dealer Yamaha Samarinda, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    April 12, 2026

    Masyarakat Jadi Kunci, Populasi Pesut Mahakam Mulai Tumbuh Perlahan

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,052 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.