Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dukungan APBN 2027 untuk Transportasi Massal Samarinda Masuk Finalisasi

    Oktober 1, 2026

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    September 30, 2026

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas
    Kesehatan

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    AminahBy AminahSeptember 30, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinkes Kaltim, Andi Muhammad Ishak saat wawancara usai Rapat Paripurna di Gedung B Kantor DPRD Kaltim, Selasa, 29/9/2026. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Samarinda, Insitekaltim – Sejumlah persoalan pelayanan kesehatan masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Di tengah pergantian kepemimpinan Dinas Kesehatan (Dinkes), pemetaan program dan evaluasi terhadap kendala layanan menjadi langkah awal yang disiapkan untuk menentukan prioritas penanganan.

    Kepala Dinkes Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan, konsolidasi internal mulai dilakukan sehari setelah dirinya dilantik pada Senin, 28 September 2026.

    Langkah tersebut ditujukan untuk mengidentifikasi program yang perlu dipertahankan, dievaluasi, maupun dipercepat, termasuk kegiatan yang akan berjalan melalui APBD Perubahan 2026.

    “Yang sudah berjalan baik tentu harus dipertahankan dan diteruskan. Sementara yang masih dalam proses akan kami lihat kembali. Kalau memang perlu percepatan, tentu akan kami dorong,” ujarnya, Selasa, 29 September 2026.

    Pemetaan itu, menurut Andi, diperlukan untuk mengetahui penyebab berbagai persoalan yang belum terselesaikan sekaligus menentukan bentuk intervensi yang dibutuhkan. Dinkes akan berkoordinasi dengan pihak terkait sebelum menetapkan langkah lanjutan.

    Ia mengakui masih banyak pekerjaan yang harus dituntaskan di sektor kesehatan. Karena itu, evaluasi akan dilakukan terhadap program dan kegiatan yang sedang berjalan, agar penanganan tidak hanya berfokus pada kelanjutan agenda, tetapi juga menyasar hambatan yang berdampak terhadap pelayanan masyarakat.

    Salah satu program yang akan dikawal ialah Gratispol dan Jospol, yang menjadi bagian dari program Pemerintah Provinsi Kaltim. Andi menyebut sosialisasi perlu diperkuat agar masyarakat memahami cakupan dan mekanisme program, sehingga tidak muncul perbedaan antara harapan warga dan tujuan kebijakan.

    “Program yang sekarang menjadi perhatian tentunya Gratispol dan Jospol. Kami akan mengawal sesuai dengan maksud Pak Gubernur menjalankan program ini. Kami juga berharap masyarakat tidak salah mempersepsikan program tersebut sehingga ekspektasinya tidak berbeda dengan tujuan program,” katanya.

    Dukungan pembiayaan, lanjutnya, perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas fasilitas kesehatan. Ketersediaan sarana dan prasarana, terutama rumah sakit dan fasilitas layanan di wilayah yang sulit dijangkau, menjadi bagian yang perlu diperhatikan agar akses kesehatan tidak hanya bergantung pada kemampuan pembiayaan.

    “Selain pembiayaan, kami juga akan mendorong sarana dan prasarana pelayanan, terutama rumah sakit di daerah-daerah yang mungkin masih sulit dijangkau. Harapannya masyarakat semakin mudah mendapatkan akses layanan kesehatan,” tuturnya.

    Selain memperkuat pelayanan kuratif atau pengobatan, Dinkes Kaltim juga berencana meningkatkan upaya promotif dan preventif. Pendekatan tersebut diarahkan untuk menjaga masyarakat tetap sehat, sekaligus mencegah kondisi pasien berkembang menjadi lebih berat akibat terlambat memperoleh penanganan.

    “Kami tidak hanya mengedepankan layanan kuratif. Promotif dan preventif juga akan lebih diperkuat supaya masyarakat yang sehat tetap sehat. Sedangkan masyarakat yang sakit bisa segera mendapatkan pelayanan agar kondisinya tidak semakin berat,” jelasnya.

     

    Andi Muhammad Ishak Dinkes Kaltim Gratispol Jospol Pemprov Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    September 29, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026

    Rudy Mas’ud Tegaskan Hotel BUMD Hanya untuk Kegiatan Internal Pemprov Kaltim

    September 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dukungan APBN 2027 untuk Transportasi Massal Samarinda Masuk Finalisasi

    Ratu ArifanzaOktober 1, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kota Samarinda berpeluang mendapatkan dukungan anggaran dari APBN 2027 untuk pengembangan transportasi…

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    September 30, 2026

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026
    1 2 3 … 3,370 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.