Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Curah Hujan Kaltim Diprediksi Rendah, BMKG Ungkap HTH Capai 60 Hari

    September 13, 2026

    Kabut Tebal Selimuti Km 43 Samarinda-Bontang, Jarak Pandang Cuma 5 Meter

    September 13, 2026

    Tantangan Jurnalisme di Era Digital, Berita Faktual Dituntut Lebih Menarik

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Dari Satu Gerobak Meracik Asa, Kisah Kopi Sepeda Listrik di Sudut Kota
    Samarinda

    Dari Satu Gerobak Meracik Asa, Kisah Kopi Sepeda Listrik di Sudut Kota

    RidhoBy RidhoFebruari 15, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gerobak Kopi Senara saat berjualan (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Berawal dari satu gerobak kopi berbasis sepeda listrik, Rifiki, warga Loa Bakung, perlahan menapaki jalan usaha dengan penuh harapan. Meski baru sekitar dua bulan berjualan, kopi racikannya mulai dikenal dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

    Gerobak kopi tersebut menjadi satu-satunya aset yang ia miliki. Sepeda listrik dimodifikasi secara sederhana agar mampu membawa peralatan seduh dan bahan minuman. Setiap hari hingga malam, Rifiki berpindah-pindah titik di kawasan keramaian, menyesuaikan situasi dan jumlah pengunjung.

    Pilihan menggunakan sepeda listrik bukan tanpa pertimbangan. Selain menekan biaya operasional, konsep ini dinilai lebih fleksibel dan ramah lingkungan. Dengan satu gerobak, ia bisa berpindah lokasi tanpa perlu memikirkan ongkos bahan bakar.

    “Baru satu gerobak saja. Ini benar-benar usaha awal, masih belajar dan merintis untuk awalan,” ujar Rifiki, Minggu, 15 Februari 2026.

    Meski masih seumur jagung, antusiasme pembeli terbilang menggembirakan. Banyak warga tertarik mencoba, baik karena konsep yang unik maupun harga yang relatif terjangkau. Mayoritas pelanggan datang dari kalangan pelajar, mahasiswa, hingga pekerja.

    Menu yang ditawarkan pun cukup beragam. Mulai dari kopi hitam, kopi susu gula aren, hingga pilihan minuman nonkopi. Semua disajikan secara sederhana, namun tetap mengutamakan rasa. Dalam sehari, penjualan bisa mencapai puluhan gelas, meski jumlahnya fluktuatif tergantung cuaca dan lokasi berjualan.

    Rifiki menyadari, keterbatasan peralatan dan minimnya pengalaman menjadi tantangan tersendiri. Namun hal itu tak menyurutkan semangatnya untuk terus bertahan dan belajar.

    “Yang penting jalan dulu. Dari satu gerobak ini saya belajar banyak,” tuturnya.

    Di balik usaha kecil tersebut, tersimpan harapan besar. Rifiki berharap gerobak kopi sepeda listrik yang kini ia jalani dapat menjadi pijakan menuju usaha yang lebih stabil. Ke depan, ia berencana memperbaiki perlengkapan, menambah variasi menu, serta meningkatkan kualitas pelayanan.

    “Harapannya satu gerobak ini bisa terus hidup dan cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau berkembang, itu bonus,” pungkasnya.

    Kisah kopi gerobak sepeda listrik ini menjadi bukti bahwa usaha tidak selalu harus dimulai dari modal besar. Dari satu gerobak sederhana, tumbuh mimpi, kerja keras, dan keyakinan bahwa langkah kecil hari ini bisa menjadi fondasi bagi masa depan yang lebih baik.

     

    Kopi Kopi Sepeda UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Tak Selalu Dingin, Kopi Panas Tetap Punya Penikmatnya

    September 13, 2026

    Data BPJS Karyawan PT WOTS Tak Ditemukan di Disnaker, Statusnya Kini Ditelusuri

    September 11, 2026

    Family Fun Walk PWI Kaltim Satukan Insan Pers Lintas Generasi

    September 6, 2026

    Satu Langkah, Banyak Generasi: Jalan Santai PWI Kaltim Rajut Kebersamaan

    September 6, 2026

    Amplang Tak Lagi Bulat, UMKM Samarinda Sulap Jadi Stik hingga Rasa Buah Naga

    Agustus 26, 2026

    UMKM Kaltim Raup Rp1,14 Miliar di KKI 2026, Empat Produk Tembus Pasar Internasional

    Agustus 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Curah Hujan Kaltim Diprediksi Rendah, BMKG Ungkap HTH Capai 60 Hari

    IraSeptember 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda –  Sebagian besar wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) diprakirakan masih mengalami curah hujan rendah pada…

    Kabut Tebal Selimuti Km 43 Samarinda-Bontang, Jarak Pandang Cuma 5 Meter

    September 13, 2026

    Tantangan Jurnalisme di Era Digital, Berita Faktual Dituntut Lebih Menarik

    September 13, 2026

    Mulai Tahun Depan, MTQ Nasional Digelar Setiap Tahun, STQ Ditiadakan

    September 13, 2026

    Tak Selalu Dingin, Kopi Panas Tetap Punya Penikmatnya

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,337 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.