Insitekaltim, Samarinda – Berbekal pengalaman public speaking sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), Selvyra Jean Anggrayni kini dikenal sebagai Master of Ceremony (MC) muda yang aktif membawakan berbagai jenis acara, khususnya pernikahan.
Ketertarikannya di dunia MC bermula secara tidak sengaja. Saat masih SMP, Selvyra diminta menjadi pembawa acara dalam pernikahan tetangganya, meskipun saat itu ia belum memiliki pengalaman.
“Waktu itu saya belum punya pengalaman sama sekali, tapi saya mencoba mengikuti arahan yang ada. Alhamdulillah acaranya bisa berjalan lancar,” ujarnya, Sabtu 28 Maret 2026.
Pengalaman tersebut menjadi titik awal ketertarikannya menekuni dunia public speaking. Seiring waktu, ia terus mengasah kemampuan hingga semakin percaya diri tampil di berbagai kesempatan.
Momentum penting dalam perjalanan kariernya terjadi pada 2022, ketika seorang kakak kelas memberinya kepercayaan untuk menjadi MC dalam acara pernikahan.
“Dari situ saya mulai lebih serius karena sudah dipercaya, dan akhirnya rutin mengisi acara wedding,” katanya.
Sejak saat itu, Selvyra mulai aktif membawakan berbagai acara pernikahan dan menjadikan profesi MC sebagai fokus utama. Kepercayaan dari klien pun terus meningkat, menjadikannya tidak hanya sebagai bagian dari personal branding, tetapi juga sebagai pekerjaan utama.
Dalam mengembangkan kemampuannya, Selvyra tidak hanya mengandalkan pengalaman di lapangan. Ia juga aktif mengikuti berbagai pelatihan MC dan public speaking, termasuk pelatihan tingkat nasional. Dari proses tersebut, ia berhasil meraih predikat “Best Speaker” dalam sebuah ajang pelatihan di Surabaya.
“Pengalaman pelatihan itu sangat membantu saya untuk terus berkembang dan memahami teknik komunikasi yang lebih baik,” ungkapnya.
Saat ini, Selvyra tidak hanya berfokus sebagai MC wedding. Ia juga mampu memandu berbagai jenis acara formal maupun nonformal, seperti ulang tahun, konser musik, hingga kegiatan lainnya. Selain itu, ia juga aktif sebagai announcer, moderator, podcaster, serta pemateri di bidang public speaking.
Di tengah kesibukannya, Selvyra juga merupakan mahasiswa di Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), jurusan Teknologi Informasi, program studi Teknik Informatika Multimedia. Ia mengaku mampu menyeimbangkan antara dunia akademik dan profesinya, yang justru melatih kemampuan manajemen waktu serta pengembangan diri.
Dalam menjalankan profesinya, Selvyra menegaskan bahwa menjadi MC bukan sekadar berbicara di atas panggung. Ia berusaha memahami konsep dan kebutuhan klien sejak awal, mulai dari komunikasi, perencanaan, hingga pelaksanaan acara.
“Saya ingin memastikan setiap acara tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga sesuai harapan klien dan berkesan,” jelasnya.
Terkait tarif, Selvyra mengaku fleksibel dan menyesuaikan dengan konsep serta kebutuhan acara. Baginya, yang terpenting adalah memberikan pelayanan terbaik dan profesional di setiap kesempatan.
Untuk memudahkan komunikasi, ia juga membuka layanan konsultasi melalui media sosial Instagram @mc_selvyra bagi calon klien.
Bagi Selvyra, setiap panggung memiliki cerita. Dari pengalaman sederhana di masa sekolah hingga dipercaya membawakan berbagai acara, ia terus berkembang sebagai anak muda yang berkomitmen memberikan yang terbaik dan menghadirkan kesan mendalam di setiap momen.
