Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Browsing: Advertorial
“Yang akan kita fokus adalah memastikan listrik bisa menyala untuk masyarakat dan kebutuhan pangan sehari-hari juga,” kata Akmal Malik kepada awak media saat konferensi pers di Hotel Royal Suite Balikpapan, Sabtu (18/5/2024).
“Pembangunan SDM memerlukan waktu yang lebih lama untuk menunjukkan hasil, bisa memakan waktu hingga 10 atau 15 tahun. Namun, dampaknya akan sangat signifikan dalam jangka panjang,” ujar Damayanti (17/5/2024).
“Saya sangat menghargai kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat Kota Balikpapan. Di DPRD Provinsi Kaltim, saya akan menaruh perhatian besar pada pendidikan, khususnya dalam meningkatkan insentif bagi para guru di daerah,” jelasnya (16/5/2024).
“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mempererat serta menumbuhkembangkan rasa kebangsaan dan nasionalisme, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa,” ujar Nidya.
“SMK itu model program vokasi yang seharusnya menghasilkan tenaga-tenaga siap kerja,” kata Akmal Malik saat membuka Sosialisasi Pemanfaatan Blanko Ijazah SMK Tahun Ajaran 2023/2024 dan Penandatanganan Kerja Sama Antara Satuan Pendidikan dan Dunia Kerja Dunia Industri di Hotel Grand Tiga Mustika Balikpapan, Jumat (17/5/2024).
“Kami berharap bahwa semua sarana dan prasarana yang ada di TPI Malundung sesuai dengan regulasi yang berlaku, sehingga pelayanan dapat berjalan dengan maksimal,” ujar Gun Gun Gunawan.
“Dengan adanya posyandu, kita dapat memantau tumbuh kembang anak secara rutin dan mencegah stunting,” katanya, Rabu (13/5/2024).
“Kita akan rapat lagi minggu depan, untuk menyempurnakan semua hal yang berkaitan dengan Surat Edaran (SE) yang akan kita keluarkan,” ujar Andi Harun.
“Kami butuh kajian komprehensif untuk mempelajari Kaltim di masa depan,” tutur Pj Gubernur Akmal Malik pada Kamis (16/5/2024) di Menara Unas Ragunan, Jakarta usai melakukan penandatanganan MoU dengan Rektor Unas El Amry Bermawi.
“Sekian tahun di berbagai tempat selalu saja musrenbang menjadi hangat bahkan panas akibat ajang penyalahan pemerintah baik di tingkat kelurahan, kecamatan dan kota, akibat begitu banyak usulan masyarakat melalui RT, LPM, yang berulang dari musrenbang terdahulu yang tidak terakomodir dan terjadi juga di Samarinda,” ungkapnya.
