Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Penulis: Ratu Arifanza
“Pesta adat ini akan menjadi instrumen untuk mengenalkan Kutai Timur lebih jauh ke luar, nasional dan internasional,” tuturnya pada Sabtu (20/4/2024) di Lapangan Sepakbola Desa Nehas Liah Bing.
“Seni budaya Wehea ini luar biasa. Harus terus kita lestarikan,” puji Akmal pada Sabtu, (20/4/2024) di Desa Nehas Liah Bing, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur saat menghadiri puncak acara Pesta Adat dan Budaya Wehea Lom Plai.
“Tambang akan habis pada waktunya. Sedangkan kambing, sepanjang kita bisa kelola dengan baik, akan hidup terus dia (usaha berkelanjutan),” ungkap Akmal Malik pada Jumat, (19/4/2024) di Wisma Embek Kemakmuran, Sangatta Selatan, Kutai Timur.
“Silakan nanti diatur UMKM bisa mengisi rest area. Tugas kami menyiapkan insfratruktur. Kita ratakan. Selanjutnya Bu Kades bantu juga. Segera buat surat,” pinta Akmal pada Jumat, (19/4/2024) di Jalan Poros Samarinda – Bontang KM 60 Desa Perangat Baru, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Insitekaltim, Samarinda – Tim Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Provinsi Kaltim FC memberi pelajaran tim para wartawan, Jurnalis FC dalam laga persahabatan mini soccer di Lapangan Aubrey Juanda, Rabu (17/4/2024). Kapten Tim Biro Adpim FC Wildan Taufik yang juga Kabag Keprotokolan Biro Adpim mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan ajang penguatan komunikasi dan silaturahmi dengan para wartawan di Samarinda. “Bagi kami, latih tanding ini sebagai ajang silaturahmi dan mengasah kemampuan masing-masing tim agar makin solid,” kata Wildan Taufik. Kegiatan latih tanding dilakukan dengan tujuan mendukung program kerja pemerintahan tentu memerlukan kolaborasi, tak terkecuali dengan mitra kerja para jurnalis. Selain itu, dirinya…
“Apakah masyarakat menginginkan kembali Wali Kota Samarinda Andi Harun menjabat kembali di periode berikutnya. Jawabannya 88,4 persen menginginkan,” ujarnya pada Rabu malam, (17/4/2024) di Kafe Bagios Jalan Basuki Rahmat, Samarinda.
“Libur telah usai, sekarang waktunya kita kembali bekerja sesuai dengan rencana kerja yang telah kita tentukan bersama,” imbaunya.
“Saya baru sebentar saja sudah tidak nyaman. Ini rumah sakit harus nyaman. Biar satu jam setengah kalau nyaman, pasti tidak terasa,” tegasnya.
“Saya melihat antreannya panjang, menumpuk,” kata Akmal pada Selasa, (16/4/2024) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda.
“Jangan hanya karena kita punya sumber daya alam bagus, punya batu bara, minyak, gas, punya sawit, kita lupa bahwasanya pangan itu bukan dari sana,” tegas Akmal, Jumat (12/4/2024) di Rumah Jabatan Gubernur Kaltim jalan Gajah Mada Samarinda.
